Jenis Makanan yang Dibutuhkan Wanita Haid

Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)

kesehatan

Jenis Makanan yang Dibutuhkan Wanita Haid

Rabu, 29 Mei 2019 15:51 WIB
Reporter : Antara Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Wanita mengalami siklus menstruasi setiap bulan dan kehilangan 20 hingga 80 mililiter darah per siklus. Untuk menebus kehilangan darah ini, perempuan harus mengonsumsi makanan sehat.

Berikut beberapa makanan yang harus dikonsumsi selama masa menstruasi menurut ahli gizi klinis dari Fortis Escorts Heart Institute, Daljit Kaur, seperti dilansir Indian Express.

#Zat besiWanita perlu menambah asupan zat besi saat haid karena dia kehilangan zat itu saat haid. Sejumlah makanan yang bisa menjadi pilihan antara lain sereal gandum, kacang-kacangan utuh, sayuran berdaun, telur, dan daging.

#ProteinProtein harus dikonsumsi lebih banyak selama menstruasi. Kebutuhan protein untuk wanita lebih banyak, salah satunya karena kehilangan darah selama menstruasi. Makanan mengandung protein yang bisa dipilih antara lain kedelai, telur, ayam, daging, lentil, susu, dan produk susu (varian untuk intoleransi laktosa juga tersedia).

Baca juga:Gejala Haid dan Hamil Ternyata Hampir Mirip, Apa Saja?

#Vitamin CVitamin C diperlukan untuk penyerapan zat besi yang lebih baik. Sumber vitamin C antara lain lemon, jeruk, jambu biji, kacang-kacangan, dan lentil yang berkecambah.

#Makanan untuk energiWanita mungkin merasa lemah dan juga mengalami tekanan darah rendah karena kehilangan darah selama menstruasi. Untuk itu, mereka membutuhkan diet seimbang yang meliputi sereal utuh, kacang-kacangan, dan biji-bijian untuk mendapatkan kembali energi yang hilang.

#SeratBuah-buahan dan sayuran seperti apel, pisang, mangga, stroberi, kacang-kacangan, lentil, kacang polong, dan sayuran berdaun gelap harus dikonsumsi untuk memastikan diet serat tinggi.

#Vitamin B12Vitamin B12 terutama hadir dalam produk-produk yang berasal dari hewan, seperti hati, daging, telur, dan susu. Nutrisi ini disimpan di hati, dan juga membantu tubuh dalam membentuk sel darah merah, menghasilkan energi sel dan sintesis DNA.

Artikel lain:Siklus Menstruasi dan Gejala Haid yang Tidak Normal