Ingin Mudik dengan Balita, Jangan Lupa Perlengkapan Berikut

Ilustrasi mudik Lebaran. Dok. TEMPO/ Ayu Ambong

ragam

Ingin Mudik dengan Balita, Jangan Lupa Perlengkapan Berikut

Kamis, 16 Mei 2019 18:35 WIB
Reporter : Antara Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Mudik bersama anak adalah tantangan buat orang tua, terutama yang baru dalam mengurus anak. Untuk urusan anak pertama, orang tua bisa jadi masih serbabingung sehingga ingin membawa segala barang dan peralatan untuk memastikan kenyamanan anak selama di perjalanan.

Agar tidak pusing karena terlalu banyak barang bawaan, sebaiknya bawa hanya peralatan wajib yang memang berguna dan paling diperlukan untuk perjalanan panjang. Berikut rekomendasi perlengkapan mudik tanpa ribet.

Baca juga:Pertama Kali Mudik Lebaran Bersama Anak, Simak Tipsnya Berikut

#Car seat Car seat membuat anak dan orang tua bisa duduk nyaman. Anak dapat berbaring dan tidur pulas serta terlindung dari guncangan sementara orang tua bebas duduk tanpa harus memangku buah hati selama berjam-jam.

#Kereta bayiKereta bayi atau stroller berfungsi untuk membawa buah hati secara praktis, terutama bila anak memang nyaman walau tidak digendong. Kereta ini lebih praktis dan membuat orang tua bisa beristirahat sejenak dari rutinitas menggendong. Pilihlah stroller yang ringkas dan bisa dilipat, bila memungkinkan yang ukurannya bisa dimasukkan ke kabin pesawat, terutama buat yang mudik melalui moda transportasi udara.

#GendonganKain gendongan tidak bisa dilupakan. Jika ingin gendongan versi modern, coba pilih yang punya penyangga duduk. Ini membuat bayi bisa duduk secara nyaman, orang tua juga tidak akan terlalu pegal.

#Tas popokTas popok sebaiknya merupakan tas multifungsi yang bisa memuat banyak pernak-pernik bayi, seperti baju ganti, peralatan makan, hingga wewangian. Tas popok yang memiliki banyak saku dapat lebih membantu orang tua untuk menyimpan banyak barang tanpa tercecer. Anda juga dapat membawa tas popok multifungsi yang bisa disulap menjadi matras kecil untuk mengganti popok.

#Peralatan mandiPeralatan mandi juga krusial dalam membawa anak mudik karena kulit anak yang sensitif membutuhkan perlakuan berbeda dibandingkan orang dewasa.Jika tidak mau repot, siapkan sabun hingga sampo dalam ukuran mini alias travel size sehingga tidak memakan tempat di tas atau koper. Orang tua yang tidak suka memakai bedak tabur karena bisa berceceran di kendaraan dapat mencari alternatif bedak krim dalam kemasan dengan manfaat yang sama.

#Tisu basahSegala hal bisa terjadi pada anak, macam makanan tumpah, muntah, atau kotoran yang merembes pada baju. Tisu basah jadi andalan untuk membersihkan ini dan itu, terutama ketika tidak tersedia air. Ada tisu basah yang bisa digunakan untuk segala kebutuhan, ada pula yang bervariasi tergantung tujuannya, misalnya tisu basah antibakteri untuk menjaga kesterilan tubuh anak, tisu basah untuk membersihkan botol dan dot, tisu basah khusus untuk mengelap ingus saat anak pilek, tisu untuk mencegah nyamuk, hingga tisu untuk membersihkan gigi dan gusi anak.

Ilustrasi mudik. Shutterstock

#Botol minumSiapkan tempat minum untuk anak, terutama yang sudah berusia di atas enam bulan. Isilah dengan air putih atau minuman lain kesukaan mereka sehingga anak bisa melepas dahaga di tempat duduk secara mandiri.

#Tempat makanJika anak sudah di atas enam bulan dan menyantap makanan pendamping ASI, siapkan tempat makan kedap udara yang bisa menjaga kualitas makanan dan kehangatannya selama berjam-jam.

#ObatSiapkan obat-obat untuk berjaga-jaga bila kesehatan anak menurun sewaktu-waktu akibat kelelahan, mulai dari plester penurun demam hingga vitamin.

#Krim pencegah iritasiAgar anak merasa nyaman meski berada di dalam kendaraan selama berjam-jam, pastikan kulitnya tidak iritasi meski memakai popok dalam waktu lama. Sebelum memakaikan popok, jangan lupa oleskan krim pencegah iritasi sehingga anak tidak rewel karena kulitnya gatal.

#Alat pemerah ASIJika malas memerah ASI secara manual, Anda bisa melakukannya secara lebih praktis dengan alat pemerah ASI elektrik.

Artikel lain:Pulang Mudik Lebaran Jadi Bokek, Mungkin Ini Biang Keladinya