Ibu Hamil Boleh Minum Kopi dan Air Es tapi Ada Syaratnya

Ilustrasi wanita hamil dan jus jeruk. Shutterstock

kesehatan

Ibu Hamil Boleh Minum Kopi dan Air Es tapi Ada Syaratnya

Selasa, 30 April 2019 08:32 WIB
Reporter : Antara Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto, dr. Setya Dian Kartika SpOG., mengatakan ibu hamil boleh saja minum kopi asal tidak berlebihan atau masih dalam batas wajar.

"Kopi boleh saja asal dibatasi, maksimal dua cangkir per hari, tidak boleh lebih dari itu," katanya,

Dia menjelaskan, mengonsumsi kafein dalam jumlah yang terlalu banyak dikhawatirkan dapat menimbulkan dampak kesehatan yang kurang baik bagi ibu dan janin.

Artikel lain:Teh Juga Sumber Cairan Ibu Hamil, Hindari yang Berwarna Pekat

"Apalagi kalau ibu hamil memiliki riwayat penyakit maag, lebih baik membatasi konsumsi kopi selama kehamilan."

Dia juga menambahkan, ibu hamil juga diperbolehkan mengonsumsi air putih dingin. "Air putih dingin atau air putih yang dicampur dengan es batu diperbolehkan selama ibu hamil tidak sedang flu atau batuk pilek."

Yang perlu dihindari apabila air dingin yang dikonsumsi memiliki kandungan gula yang tinggi. "Misalnya, es teh manis, es jeruk manis, es campur, es teler, es sirup, dan lain sebagainya perlu dibatasi karena asupan gula yang tinggi pada ibu hamil dapat memicu diabetes gestasional atau tipe diabetes yang terjadi pada wanita hamil," jelasnya.

Diabetes gestasional bisa dikontrol dengan pola makan yang sehat, mengurangi asupan gula, dan olahraga teratur. "Ibu hamil yang mengalami diabetes gestasional dan asupan gula berlebihan dikhawatirkan membuat janin dalam kandungan lebih berisiko berkembang terlalu besar, oleh karena itu kuncinya adalah makan sehat dan tidak berlebihan termasuk dalam mengonsumsi kafein dan gula selama kehamilan."

Dia juga mengingatkan agar ibu hamil lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan serta makanan yang tinggi zat besi selama masa kehamilan.

Baca juga:Sebab Risiko Gigi Sensitif Meningkat pada Ibu Hamil