Meisya Siregar Coba Veneer Gigi, Ada Kekurangannya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yunia Pratiwi

google-image
Meisya Siregar saat menghadiri peluncuran asuransi pendidikan EduPlan di Kaum, Jakarta Pusat, Kamis 14 Februari 2019. TEMPO/Silvy Riana Putri

Meisya Siregar saat menghadiri peluncuran asuransi pendidikan EduPlan di Kaum, Jakarta Pusat, Kamis 14 Februari 2019. TEMPO/Silvy Riana Putri

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Sebagai seorang figur publik yang sering tampil di televisi dan juga berbagai acara, Meisya Siregar merasa perlu memiliki gigi yang putih. Dia merasa gigi putih menambah kepercayaan diri untuk pekerjaannya. 

Baca juga: Meisya Siregar Jaga Kesehatan dengan Olahraga dan Kurangi Karbo

Meski begitu, ibu tiga anak ini merasa sudah merawat giginya dengan baik dari kecil. Meisya Siregar pun akhirnya mencoba bleaching gigi. Ia tidak ingin memiliki gigi yang terlalu putih dan ingin tetap terlihat natural. “Akhirnya aku coba bleaching, dapat warna 1-2 tingkat lebih putih. Tapi bleaching itu luar biasa membuat gigi aku cenderung jadi sensitif banget,” jelas Meisya Siregar di acara Pepsodent, Jakarta Selatan, Selasa 9 April 2019.

Bahkan, sampai sekarang Meisya masih merasa pusing karena giginya sangat sensitif. Pemutihan gigi dengan cara bleaching memang menggunakan bahan kimia yang bisa membuat gigi menjadi sensitif. Setelah pergi ke dokter gigi dan rutin menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif, ia berani mencoba cara lain untuk memutihkan giginya, yaitu veneer gigi.

“Ada dua pilihan. Veneer porcelain lebih mahal. Gigi juga harus disesuaikan, pekerjaannya juga lama banget, enggak cukup sekali selesai dan harus beberapa kali. Sedangkan veneer komposit lebih cepat, tidak ada pengikiran dan hanya ada pengasahan sedikit saja,” lanjut Meisya.

Menurut Meisya Siregar, veneer komposit tidak mengubah bentuk gigi, jadi terlihat lebih natural. Harganya juga lebih murah dibanding veneer porcelain. Namun, tentu ada juga kekurangan dari veneer komposit. “Kekurangannya veneer komposit itu menyerap warna,” jelas Meisya.

Jika makan dan minum yang memiliki warna, warna giginya bisa cepat berubah. Jadi, istri musisi Bebi Romeo ini harus sering kembali ke dokter untuk dibersihkan lagi. Selain itu, veneer komposit juga tidak permanen seperti veneer porcelain, dan bisa dilepas kapan saja. Namun, Meisya Siregar merasa puas dengan veneernya. Ia pun lebih rajin menjaga giginya, karena ingin menjaga warna gigi agar selalu terlihat putih dan cantik.

ASTARI PINASTHIKA SAROSA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."