Melly Goeslaw : Kanker Payudara Pelajaran Buat Laki - laki

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Penampilan penyanyi Melly Goeslaw dalam pembuatan video klip dengan judul  Cinta dan Ibadah di Jakarta, 3 Juli 2014. TEMPO/Nurdiansah

Penampilan penyanyi Melly Goeslaw dalam pembuatan video klip dengan judul Cinta dan Ibadah di Jakarta, 3 Juli 2014. TEMPO/Nurdiansah

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Penyanyi Melly Goeslaw punya pengalaman pahit dengan penyakit kanker. Perempuan 44 tahun ini mengatakan 60 sapai 70 persen keluarga dari ayahnya meninggal karena penyakit kanker.

Baca juga:
Melly Goeslaw Jadi Ibu Semesta, Seperti Apa Penampilannya

Melly Goeslaw kemudian merunutkan kejadiannya. "Ayah saya meninggal karena kanker payudara. Ini pelajaran buat laki-laki jangan merasa jauh dari kanker payudara karena mereka juga bisa mengalami, tidak hanya perempuan," kata Melly Goeslaw di acara "Vaksinasi HPV Dini Selamatkan Generasi Penerus Bangsa" di Jakarta. "Setahun lalu kakakku meninggal karena kanker hati. Sebelumnya, pamannya mangkat karena kanker paru-paru."

Berkaca pada rentetan peristiwa itu, Melly Goeslaw merasa punya genetik kanker. Itu sebabnya dia rajin mengecek kesehatan dengan mamografi dan papsmear. Dari semua penyakit kanker, ada dua jenis kanker yang bisa dicegah dengan vaksinasi, yakni kanker serviks dan kanker hati karena pencetusnya sama-sama virus.

Melly Goeslaw yang kini menjadi Duta Cegah Kanker Serviks, mengatakan untuk mencegah kanker serviks, dia menjalani vaksinasi dan melakukan papsmear setahun sekali. "Saya rajin mengecek kesehatan sebagai antisipasi terhadap kanker. Saya ingin sehat agar bisa melihat anak-anak dewasa, menikah, dan memiliki anak juga," ucap Melly Goeslaw.

Lantaran ayahnya mengalami kanker, Melly Goeslaw mengingatkan laki-laki juga perlu divaksin. "Saya punya dua anak laki-laki dan saya menyarankan mereka segera divaksin," kata Melly Goeslaw. "Saya ada genetik kanker yang tebal melebihi orang lain, tapi bukan berarti keluarga yang tidak punya riwayat kanker boleh santai-santai."

AURA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."