5 Jenis Suara yang Bikin Bercinta Kian Panas

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

Ilustrasi bercinta. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Bercinta yang menyenangkan akan membuat orang awet muda. Selain pemanasan yang cukup, ada satu lagi cara supaya bercinta kian mengasyikkan dan permainan kian panas.

Baca juga:
8 Posisi Bercinta yang Paling Disukai Pria
Bahaya Bercinta Gaya Doggy Style buat Perempuan
Usai Bercinta Semalam, Berapa Kalori yang Terbakar ?

Tak susah kok, cukup dengan mengeluarkan suara yang membuat pasangan tahu apa yang kita rasakan. Namun usahakan suara yang keluar ini jujur lho. Sebab, suara yang dibuat-buat saat bercinta justru membuat gairah mendadak drop dan pemanasan menjadi sia-sia.

Mengutip situs Cosmopolitan, berikut ini suara-suara yang membuat bercinta kian panas.

1. Mendesah
Ini adalah suara yang biasanya terdengar saat pemanasan. Namun biasanya yang mendesah adalah perempuan karena pria tidak terlalu vokal saat memulai hubungan intim.

2. Mengerang
Suara erangan berada satu tingkat di atas mendesah. Mengerang agak sedikit menahan sekaligus menikmati. Bagi pasangan yang pemalu atau pendiam, mungkin suaranya baru terdengar pada tahap ini.

Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock.com

3. Merintih
Sebagian pria suka mendengar pasangannya merintih saat berhubungan intim. Rintihan ini seolah menunjukkan kalau aksinya berhasil membuatmu 'menyerah' tapi juga ingin lagi dan lagi. Namun bila kamu merintih karena kesakitan, segera sampaikan agar dia memperlambat permainan atau memperbaiki posisi.

4. Memuji
Beberapa orang memuji pasangannya saat sedang bercinta. Pujian atau sanjungan ini bagus dilakukan dan membuat pasangan lebih percaya diri untuk bertindak lebih heboh lagi. Jadi, jangan ragu memuji ya jika ingin permainan yang lebih panas.

5. Menjerit
Ada dua kemungkinan jika pasangan menjerit ketika bercinta. Pertama, hubungan seksual yang terjadi sangat menggebu, mencapai puncak kenikmatan, dan di luar kendali. Atau kedua, terjadi kesalahan fatal misalnya penis patah. Ups, gawat!

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."