Mengulik Pesona dan Fasilitas Nujuma, Ritz-Carlton Reserve Pertama di Timur Tengah

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Nujuma, Ritz-Carlton Reserve pertama diTimur Tengah. Foto: Istimewa

Nujuma, Ritz-Carlton Reserve pertama diTimur Tengah. Foto: Istimewa

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Ada tempat plesiran mewah baru di Timur Tengah, Nujuma. Berlokasi di Pulau Ummahat, Laut Merah, ini merupakan Ritz-Carlton Reserve pertama di Timur Tengah. Pulau pribadi ini merupakan bagian dari gugusan Pulau Blue Hole yang mempesona, tempat terumbu karang alami berkembang di bawah permukaan dan langit yang dipenuhi bintang menciptakan pemandangan yang menakjubkan.

Nujuma - yang terinspirasi dari arti 'bintang' dalam bahasa Arab - mengajak para wisatawan untuk menjelajahi salah satu kepulauan paling terpencil dan terlindungi di dunia. Di sana, di tengah hamparan biru, pengunjung akan diajak untuk menjelajahi dan meresapi budaya dan tradisi daerah ini.

"Seiring bertambahnya wisatawan yang mencari destinasi belum terjamah, kami bangga memperkenalkan Ritz-Carlton Reserve terbaru kami, yang terletak di antara keindahan alam dan pemandangan Laut Merah yang menakjubkan," kata Jenni Benzaquen, SVP The Ritz- Carlton, St. Regis dan Bulgari Hotels & Resorts dalam siaran pers yang diterima Cantika, Selasa, 18 Juni 2024.

Nujuma kini telah menjadi bagian dari koleksi properti langka milik Ritz-Carlton Reserve di seluruh dunia, menawarkan kesempatan bagi para wisatawan untuk memulai petualangan yang mengungkap lebih dalam keajaiban destinasi ini.

"Saya sangat menantikan kedatangan para pengunjung untuk mengeksplorasi tempat yang eksklusif ini dan mengalami perubahan besar melalui pengalaman yang mereka dapatkan," katanya.

Baca Juga:

Laut Merah, terletak di pantai barat Kerajaan Arab Saudi, adalah salah satu tujuan wisata mewah yang dikelilingi oleh terumbu karang terbesar keempat di dunia dan lebih dari 90 pulau yang belum terjamah.

Pengunjung juga dapat memulai petualangan yang mengesankan seperti snorkeling dan menyelam untuk menjelajahi keindahan yang jarang dikunjungi di bawah ombak. Kaya akan terumbu karang yang telah berkembang selama lebih dari lima ribu tahun, Laut Merah menjadi habitat bagi beragam kehidupan laut dan ekosistem yang mengagumkan, termasuk 165 jenis ikan karang, lumba-lumba, penyu laut, pari, dan ikan Napoleon wrasse.

Pesisir pulau ini dihiasi oleh mangrove yang melimpah, dikenal sebagai salah satu ekosistem paling hidup di dunia. Dan di dalam habitat yang subur ini, pengunjung dapat melihat berbagai jenis burung laut, invertebrata laut, dan ikan halavi guitarfish.

Selain itu, di luar perairan biru yang jernih, pengunjung juga dapat menjelajahi keindahan daratan pesisir melalui jalur yang melintasi bukit pasir dan gurun yang megah.

Arsitektur Nujuma, yang dirancang oleh Foster and Partners, terinspirasi dari bentuk cangkang kerang. Interior elegannya dibuat dengan bahan-bahan alami yang dipadukan dengan warna laut dan pasir yang menenangkan, serta pola geometris yang mengingatkan pada motif desain
di daerah ini.

Di dalamnya, Anda dapat menemukan artefak Arab, keramik tradisional, karpet
berpola Saudi yang ditenun, dan hiasan dinding yang unik—semua merupakan kerajinan lokal.

Bangunan ini dikelilingi oleh lanskap tanaman yang elegan, yang membingkai jalan setapak antara ruang paviliun dan vila secara harmonis.

Fasilitas 63 Vila di Nujuma

Nujuma memiliki 63 vila di atas air dan di pantai yang dapat diakses dengan perahu carteran atau pesawat amfibi. Setiap vila menawarkan akomodasi mulai dari satu hingga tiga kamar tidur, ruang tamu yang luas, dan kolam renang pribadi dengan pemandangan laut.

Pengunjung dapat menikmati keindahan langit malam melalui teleskop yang tersedia di setiap dek vila.

Vila-vila yang terletak di atas perairan biru cerulean terhubung melalui jalan lingkar yang ditinggikan, memberikan pemandangan panorama yang spektakuler serta akses langsung ke laut.

Di sisi lain, vila pantai yang berada di atas pasir putih lembut menawarkan tempat
peristirahatan yang tenang, dipenuhi cahaya alami dan angin segar dari laut.

Setiap tamu di vila dapat menikmati layanan pribadi dari petugas penerima tamu, yang siap mengurus setiap detail dan memandu mereka untuk mengeksplorasi berbagai aspek yang dapat memperkaya
pengalaman mereka di destinasi ini.

Kesempatan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang budaya, tradisi, dan keunikan destinasi Arab Saudi disajikan oleh tim ahli lokal yang berdedikasi untuk melestarikan dan
membagikan warisan budaya mereka.

Sebagai bentuk penghormatan kepada warisan para penjelajah nomaden dan sebagai sarana pembelajaran, Conservation House menyediakan ruang terintegrasi untuk aktivitas kreatif yang bertujuan memperluas pengetahuan dan memperkuat keterikatan dalam komunitas.

Dengan bimbingan langsung dari para ahli dalam keberlanjutan, lingkungan, dan budaya setempat, pengunjung dari berbagai usia dapat membina hubungan yang lebih mendalam dengan destinasi ini.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."