Alasan Mengapa Jangan Langsung Minum Air Setelah Makan, Gula Darah Meningkat

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi minum air putih. Pexels/Yaroslav Shuraev

Ilustrasi minum air putih. Pexels/Yaroslav Shuraev

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Berpikir untuk minum  air segera setelah makan? Ahli gizi Karishma Shah menjelaskan mengapa Anda lebih baik menunggu, sebab bisa berpengaruh pada pencernaan dan gula darah

Ketahui durasi ideal minum air setelah makan untuk pencernaan yang optimal berikut ini. 

1. Memperlambat Pencernaan

Minum air setelah makan dapat mengencerkan asam dan enzim penting lambung, sehingga memperlambat pencernaan Anda. Seseorang harus menghindari menelan dalam jumlah besar, sementara menyesapnya dalam jumlah kecil tidak masalah.

2. Mengganggu penyerapan nutrisi

Minum air segera setelah makan siang dan makan malam dapat mempercepat pencernaan tetapi mengakibatkan nutrisi penting tidak dapat diserap secara efektif. Biarkan beberapa saat sebelum Anda meminum segelas air. 

Hindari minum air saat makan karena dapat mengencerkan enzim pencernaan yang ada di perut. Minumlah air 10 menit sebelum atau sesudah makan.

3. Mempengaruhi kadar gula darah

Beberapa bukti menunjukkan bahwa air setelah makan dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga meningkatkan penyimpanan lemak.

Sebaiknya beri diri Anda jeda 30 menit setelah makan sebelum mengambil botol air tersebut. Jeda ini akan memastikan kesehatan pencernaan Anda tidak terganggu dan tubuh Anda terhidrasi dengan cukup.

Pilihan Editor: 5 Efek Samping Minum Kopi saat Perut Kosong, Bisa Pengaruhi Kadar Gula Darah

HINDUSTAN TIMES 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."