Mengulik Perjalanan Logo Gucci, Terinspirasi dari Tali saat Menunggang Kuda

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Logo Gucci. Istimewa

Logo Gucci. Istimewa

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Di ulasan mode atau fashion kali ini, kita mengulik sejarah di balik logo Gucci. Simbol kemewahan, mode, dan keahlian Italia yang abadi itu bak perjalanan warisan merek, inspirasi berkuda, dan evolusi kreatif yang telah dialami selama beberapa dekade. Didirikan pada tahun 1921 oleh Guccio Gucci di Florence, Italia, Gucci dimulai sebagai perusahaan barang-barang kulit dan koper kecil. Pengenalan awal Guccio terhadap keanggunan bangsawan Inggris dan dunia berkuda menjadi elemen dasar merek tersebut.

Baru pada tahun 1930-an, dengan keterlibatan putra Guccio, Aldo Gucci, versi awal logo tersebut muncul. Lambang ini menampilkan dua huruf G yang saling bertautan dan berhadapan, terinspirasi dari tali sanggurdi yang digunakan saat menunggang kuda—merujuk pada akar merek berkuda.

Pada tahun 1950-an, di bawah arahan kreatif Rodolfo Gucci, putra Aldo, pola garis hijau-merah-hijau yang ikonik diperkenalkan yang terinspirasi dari tali pengikat kanvas pada pelana kuda. Garis khas ini menjadi identik dengan barang-barang kulit mewah Gucci.

Sementara itu, huruf G yang saling bertautan terus berkembang, terkadang disertai dengan karangan bunga laurel, yang berkontribusi pada identitas visual merek tersebut.

Tahun 1990-an menandai momen penting logo Gucci di bawah arahan Tom Ford, yang berupaya mendefinisikan ulang citra merek tersebut.

Ford memperkenalkan versi logo G ganda yang lebih modern dan ramping, menekankan estetika minimalis. Logo yang didesain ulang, mempertahankan garis hijau-merah-hijau, mencerminkan visi Ford untuk memasukkan sensualitas dan glamor ke dalam Gucci. Era ini menandai peralihan dari desain hiasan di masa lalu dan menarik audiens yang lebih muda juga pecinta mode.

Melihat arahan kreatif Alessandro Michele dalam beberapa tahun terakhir, logo Gucci telah mengalami penafsiran ulang yang menawan.

Michele menganut eklektisisme, estetika vintage, dan pendekatan maksimalis. Logo ganda G diperkenalkan kembali dengan desain yang lebih rumit dan penuh hiasan, sering kali dihiasi bintang, binatang, atau motif bunga. Pendekatan eklektik ini mencerminkan komitmen Gucci untuk merangkul keberagaman dan menantang norma-norma tradisional dalam industri mode.

Kisah logo ini tidak hanya tentang evolusi desain, tetapi juga perwujudan nilai-nilai dan etos Gucci.

Ini adalah narasi yang menyatukan keahlian, inovasi, dan keanggunan abadi. Logo G ganda dan garis hijau-merah-hijau berfungsi sebagai simbol abadi, mewakili dedikasi merek terhadap kualitas dan kemampuannya beradaptasi dengan lanskap mode yang selalu berubah.

Kisah di balik logo Gucci adalah perjalanan menawan melintasi waktu, mencerminkan evolusi merek tersebut dari sebuah toko barang kulit kecil menjadi pusat kekuatan global dalam industri mode. 

Pilihan Editor: Alasan Gucci Pilih Istana Gyeongbok untuk Tampilkan Crush Collection

TIMES OF INDIA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."