Lakukan 3 Cara Ini Sebelum Membeli Rumah, Bawa Kelereng saat Survei

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi interior rumah dengan cermin. Fashionlollipop.com

Ilustrasi interior rumah dengan cermin. Fashionlollipop.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Memiliki atau membeli rumah adalah impian banyak orang, terutama bagi yang sudah memiliki keluarga. Kini membeli rumah tidak sesulit dulu karena luasnya informasi penjualan rumah di internet, terlebih penawaran dengan harga murah yang menggiurkan.

Sebelum meyakinkan diri untuk membeli rumah, terdapat beberapa hal penting yang harus dilakukan agar mendapatkan rumah yang nyaman, aman, dan berkualitas. Senior manager planning design dan quantity surveyor, Bomby Febriantoro berikan tiga tips sebelum melakukan pembelian rumah

1. Ketahui Model Rumah

Pentingnya mengetahui bagaimana bentuk rumah yang akan kita beli. Pastikan kamu sudah melihat denahnya dan akan lebih baik jika rumahnya lebih baik dari tempat tinggalmu saat ini. Tidak cukup sampai di sana, datangilah secara langsung rumah tersebut untuk memastikan apa yang ada di gambar memang sesuai dengan kenyataan.

Bomby menyarankan kita untuk mendatangi rumah sebanyak dua kali sebelum membeli, yaitu ketika musim kemarau dan musim hujan. "Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana kondisi rumah di kedua musim dan memastikan ada atau tidaknya kebocoran selama musim hujan. Penting juga untuk memperhatikan berapa banyak ventilasi untuk sirkulasi udara," ucap Bomby di acara Kelas Inpirasi bertajuk Rumah Tropis Lebih Ramah Lingkungan yang digelar Indonesian Womens Forum, Rabu, 13 Desember 2023.

2. Pastikan Detail dengan Kelereng

Pastikan rumah yang akan dibeli aman secara bentuk final dan konstruksi. Beberapa detail yang perlu diperhatikan adalah tentang pertemuan sudut, kemiringan lantai kamar mandi, dinding, dan pemasangan keramik "Kalau datang ke rumah, silakan bawa kelereng," ucap Bomby. "Kelereng bisa dipakai untuk mengetahui bagaimana kondisi keramik di rumah."

Letakkan kelereng di lantai kamar mandi untuk mengetahui miring atau tidak karena lantai kamar mandi harus miring menuju tempat pembuangan air. Bila kelereng turun menuju saluran, maka kamar mandi tersebut baik. Jika tidak menggelinding, maka air akan menggenang di kamar mandi.

Kelereng juga dapat mengetahui bagaimana penyebaran semen di bawah keramik. Jika kelereng dilempar dan memantul dengan normal, maka keramiknya padat. Namun bila kereng tidak memantul dengan normal, dipastikan keramik tersebut kopong atau 'kosong'. Jika hal ini dibiarkan, keramik akan meledak suatu saat karena udara yang terjebak di bawah keramik.

Tidak hanya keramik, dinding juga perlu diperhatikan apakah bergelombang atau tidak, hal ini bisa dicek dengan senter yang disorot sejajar dengan permukaan dinding. Kemudian pastikan keadaan dinding dengan tetangga adalah double wall.

3. Komitmen Developer

"Pastikan developernya memiliki komitmen terhadap rumah yang kita beli," jelas Bomby. Seperti adanya garansi, pemeriksaan, dan perbaikan rumah bila mengalami 'kecacatan'. Bomby imbau untuk mendapatkan developer yang bertanggung jawab atas rumah yang akan kita tempati nantinya. "Jangan sampai dia 'bodoamat' dengan kondisi rumah kita," tutupnya.

Pilihan Editor:  5 Tips Mendesain Ruang Kerja di Rumah, Utamakan Fungsional dan Nyaman

ANNISA YASMIN

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."