12 Fakta Menarik Billie Eilish, Pernah Gabung Paduan Suara hingga jadi Backing Vokal

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Billie Eilish berpose saat menghadiri Variety's Power of Women di Los Angeles, California, AS, 16 November 2023. REUTERS/Mario Anzuoni

Billie Eilish berpose saat menghadiri Variety's Power of Women di Los Angeles, California, AS, 16 November 2023. REUTERS/Mario Anzuoni

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Nama penyanyi Billie Eilish tengah menjadi trending topic karena mengungkapkan bahwa dia tertarik pada perempuan. Hal itu dia bagikan dalam wawancara terbarunya dengan Variety Power of Women, pada Sabtu, 2 Desember 2023 waktu setempat.

Dalam wawancaranya itu, penyanyi yang sebelumnya berpacaran dengan vokalis The Neighbourhood, Jesse Rutherford, mengatakan bahwa dia memiliki hubungan yang mendalam dengan para wanita di hidupnya, termasuk teman dan keluarganya. Ia pun memandang sama tiap orang.

"Secara fisik saya tertarik pada mereka. Tapi saya juga sangat terintimidasi oleh mereka, kecantikan dan kehadiran mereka. Saya tertarik dan mencintai mereka sebagai manusia. Saya tertarik kepada mereka secara nyata." kata Billie.

Pemenang piala Grammy itu juga mengatakan bahwa dia "tidak pernah merasa seperti wanita" atau feminin, meskipun dia mengidentifikasi dirinya sebagai kata ganti perempuan “she/her”.

Terlepas dari pengakuan teranyarnya itu, Billie Eilish dikenal penyanyi dan penulis yang sudah menunjukkan bakatnya sedari muda. Karier bermusiknya didukung penuh oleh keluarga, termasuk sang kakak laki-lakinya, Finneas O'Connell. Dia juga telah menyabet beberapa penghargaan Grammy.

Untuk mengenal lebih dekat Billie Eilish, berikut sederet fakta menariknya.

1. Profil

Billie Eilish kelahiran Los Angeles, Amerika Serikat pada 18 Desember 2001. Dia bungsu dari dua bersaudara. Uniknya, Billie memiliki nama tengah yang tak biasa, yaitu pirate atau bajak laut. Itu adalah ide kakaknya, Finneas. Jadi, nama lengkap Billie adalah Billie Eilish Pirate Baird O'Connell.

2. Bermusik sejak Berusia 11 Tahun

Billie mengatakan kepada Vogue bahwa dia adalah anggota paduan suara anak Los Angeles. Dia mengatakan bergabung di paduan suara membantu dia mengembangkan keterampilan menyanyinya.

"Itu [paduan suara] membantu saya mempelajari cara bernyanyi yang benar dan tidak merusak suara saya sepenuhnya. Tapi saya selalu bernyanyi, sepanjang waktu. Saya bernyanyi begitu banyak sehingga keluarga saya harus menyuruh saya diam," ujarnya dikutip dari Seventeen, Maret 2021.

Dia mengatakan bernyanyi secara alami menuntunnya pada menulis musik. Billie awalnya merekam lagu Ocean Eyes untuk grup tari tempat dia pernah menjadi bagiannya. Kakak Billie, Finneas, menulis lagu tersebut pada tahun 2015 dan Billie memutuskan untuk menyanyikannya.

Lagu ini membandingkan jatuh cinta dengan perasaan seperti jatuh dari tebing. Billie awalnya merekam lagu tersebut agar guru tarinya dapat membuat koreografi tarian kontemporer, tetapi saudara kandungnya sangat menyukai lagu tersebut, sehingga mereka akhirnya mengunggahnya ke SoundCloud. Di Soundcloud, lagu tersebut mulai mendapatkan daya tarik dan perhatian dari label rekaman untuk membeli hak atas lagu tersebut.

Billie Eilish dan Finneas O'Connell berpose dengan Piala Oscar untuk katgori Best Original Song "No Time to Die" dalam film James Bond dalam acara Piala Oscar 2022 di Hollywood, Los Angeles, 28 Maret 2022. REUTERS/Mario Anzuoni

3. Dukungan Sang Kakak dalam Bermusik

Finneas membantu Billie menulis musiknya dan memproduksi lagu-lagunya. Dia memproduseri seluruh 14 lagu When We Fall Asleep, Where Do We Go?.

Finneas berbicara dengan Majalah Atwood tentang pengalamannya menulis musik untuk Billie."Jika saya menulis lagu sendirian untuk Billie seperti Ocean Eyes, Watch atau Six Feet Under, saya ingin menulis sebuah lagu yang menurut saya akan dia sukai dan nikmati saat bernyanyi dan berempati dengan liriknya dan menyanyikan dengan caranya," ucapnya.

"Dan jika saya menulis lagu dengan Billie, saya hanya mencoba membantunya menceritakan kisah apa pun yang ingin dia ceritakan. Ide darinya, dengarkan saja idenya," lanjutnya.

Billie juga berbicara tentang pengalamannya bekerja dengan kakaknya dan mengatakan mereka saling memberi dan menerima dengan baik.

“Ada begitu banyak waktu yang terbuang ketika bekerja dengan orang yang tidak Anda kenal, di mana jika Anda tidak menyukai sesuatu, Anda seperti: 'Anda bisa mungkin mencoba sesuatu yang sedikit berbeda'.  Sedangkan dengan Finneas lebih mudah. Kami seperti, 'Tidak, itu menyebalkan, mari kita ubah'. Kami mengenal satu sama lain sehingga kami bisa melakukan itu," katanya kepada Clash.

4. Debut pada 2019

Billie debut pada tahun 2019 dengan merilis lagu When We Fall Asleep, Where Do We Go?. Single tersebut menjadikan Billie sebagai artis kelahiran tahun 2000-an pertama yang memiliki album nomor satu di Amerika Serikat, menurut CNN.

Dia juga artis wanita termuda yang pernah memiliki album nomor 1 di Inggris. Dan, sebagai informasi saat itu dia baru berusia 17 tahun.

5. Pernah jadi Backing Vokal

Sebelum dia mendapatkan album nomor 1, Billie mengisi vokal latar atau backing vokal di film Diary of a Wimpy Kid, dan X-Men: Apocalypse.

6. Artis Termuda yang Meraih Grammy

Di Grammy Awards 2020, Billie Eilish membuat sejarah sebagai artis kedua dan termuda dalam sejarah yang memenangkan empat penghargaan teratas, yaitu Artis Pendatang Baru Terbaik, Lagu Terbaik Tahun Ini, Rekaman Terbaik Tahun Ini, dan Album Terbaik Tahun Ini.

7. Rilis Film Dokumenter

Pada bulan Februari 2021, Billie merilis film dokumenter resmi pertamanya,  Billie Eilish: The World's a Little Blurry di Apple TV+. Film ini mengikuti Billie saat dia mengerjakan album hitnya When We Fall Asleep, Where Do We Go? dan semakin melambungkan namanya.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."