11 Ciri-ciri Rekan Kerja Toxic, Suka Bergosip dan Provokator

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi gosip di kantor. shutterstock.com

Ilustrasi gosip di kantor. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Tempat kerja kamu mungkin tidak selalu menjadi tempat yang menginspirasi dan menyenangkan untuk bekerja, terutama ketika ada rekan kerja toxic alias beracun dan negatif yang siap menyabotase karier kamu dengan motif jahat mereka. Orang-orang seperti ini selalu iri dengan karier atau mencoba mencuri posisi kamu.

Agar kamu fokus pada pengembangan karier kamu, berikut 11 ciri-ciri rekan kerja toxic yang patut diwaspadai.Oleh karena itu, berikut adalah jenis rekan kerja yang harus selalu Anda jauhi.

1. Suka Dramatisasi

Rekan kerja tipe ini selalu mencari kehebohan di setiap situasi. Mereka tidak akan pernah puas dengan jenis pekerjaan yang sedang berlangsung. Mereka akan mengungkapkan kesalahan dan membuat komentar yang tidak perlu yang bahkan dapat menurunkan moral rekan kerja lainnya.

2. Kasar

Rekan kerja tipe ini sangat jahat dan kasar kepada orang lain. Hal-hal yang mereka katakan membuat orang lain merasa sangat bersalah atau buruk. Mereka akan terus berusaha membuktikan bahwa kamu salah baik dengan membentak atau merendahkan sifat pekerjaan kamu di depan semua orang.

3. Suka Bergosip

Jenis rekan kerja seperti ini benar-benar mengganggu. Jika seseorang akhirnya mengatakan sesuatu yang bersifat pribadi kepada mereka, mereka segera menyebarkan desas-desus atau gosip di kantor. Ini berfungsi sebagai hiburan bagi mereka.

Mereka bisa menghabiskan sepanjang hari membicarakan kebiasaan aneh orang lain. Kurangnya batasan dan rasa ingin tahu mereka terkadang sangat mengganggu!

4. Tidak Sopan

Rekan kerja seperti ini adalah yang terburuk untuk diajak bekerja sama. Mereka tidak tahu bagaimana berbicara dengan hormat kepada rekan kerja lain di tempat kerja dan akhirnya mengatakan hal-hal yang benar-benar jahat, merendahkan, dan tidak sopan. Kadang-kadang, mungkin bukan niat mereka untuk melakukannya, tetapi mereka menemukan segala macam alasan untuk tidak meminta maaf.

5. Selalu Mengeluh

Rekan kerja tipe ini selalu berusaha mengeluh. Mereka memiliki beberapa jenis keluhan dan selalu mencari kesalahan di dalam kolega mereka, kantor, struktur organisasi, hingga cara kerja. Keluhan mereka dapat bervariasi dan menciptakan lingkungan yang sangat tidak sehat dan beracun di tempat kerja.

Baca juga: Lawan Cyber Bullying di Kantor dengan 12 Cara Ini

Ilustrasi wanita dan rekan kerja. Freepik.com

6. Kerap Bullying

Rekan kerja yang kerap lakukan penindasan atau bullying termasuk ciri-ciri rekan kerja toxic selanjutnya. Mereka acapkal menindas, meremehkan, dan merendahkan orang lain di depan umum.

7. Pasif-Agresif

Rekan kerja tipe ini akan selalu menunjukkan bahwa semuanya terkendali di awal. Komentar mereka selalu minimal setiap kali kamu meminta nasihat atau bimbingan apa pun dari mereka. Tetapi ketika hal-hal meledak di luar kendali, mereka panik dan mencoba menyalahkan orang lain atas situasi yang mereka hadapi. Mereka menjadi sangat agresif dalam situasi yang drastis dan menuntut.

8. Sombong

Rekan kerja sombong mudah kamu kenali. Biasanya bila melakukan kesalahan, mereka lambat mengakuinya, bahkan tidak mau ucap maaf. Ciri lainnya mereka seperti kebal kritik dan merasa paling benar dalam segala hal. Rekan kerja sombing ini bisa menjadi toxic di tempat kerja.

9. Provokator

Jika kamu melihat suatu persoalan bisa diselesaikan secara logika dan tenang, tapi ada rekan kerja kamu yang kerap memprovokasi ke hal-hal yang negatif, itu termasuk ciri rekan kerja toxic. Mereka tidka suka kedamaian, kondisi yang kacau adalah hal yang paling disukainya.

10. Diskriminatif

Bertindak diskriminatif merupakan salah satu ciri rekan kerja toxic. Contohnya, membedakan rekan kerja berdasarkan warna kulit, preferensi seksual, atau jenis kelamin. Diskriminatif mungkin perilaku yang terburuk dan bisa dianggap sebagai bentuk utama bullying di tempat kerja yang masih sering terjadi di dunia kerja saat ini

11. Suka Menyembunyikan Informasi

Rekan kerja harus kooperatif dan mendukung satu sama lain. Jika memang ada informasi penting, sampaikanlah. Tentunya, kalau rekan kerja butuh bantuan, jangan ragu-ragu untuk membantunya. Bisa saja, suatu hari kamu juga akan mendapatkan bantuan sebagai balasannya.

Jika ada salah satu tanda di atas di tempat kerja kamu, sebaiknya atur jarak dan lebih fokus ke pencapaian karier kamu. Ingat, kamu berhak memilih apa yang terbaik untuk kamu dan karier kamu, sahabat Cantika. Semangat!

TIMES OF INDIA

Baca juga: Selain Urusan Gaji, Sebaiknya Hindari 6 Topik Obrolan Ini dengan Rekan Kerja

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."