Cara Menurunkan Kolesterol, Konsumsi Makanan Berserat dan Hindari Lemak Jenuh

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi buah pir (Pixabay.com)

Ilustrasi buah pir (Pixabay.com)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Untuk memastikan kesehatan kardiovaskular yang tepat, seseorang harus tetap memeriksa kadar kolesterol. Zat berminyak ini ditemukan dalam darah dan berguna bagi tubuh hanya dalam jumlah terbatas. Jumlah umum kolesterol LDL kurang dari 100, sedangkan lebih dari 130 berarti seseorang memiliki kolesterol tinggi. Hal ini dapat menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular.

"Kadar kolesterol LDL yang tinggi berbahaya, terutama bagi jantung di mana ia merusak arteri koroner (pembuluh yang mensuplai jantung)," menurut Dr. Manish Jajodia, Ahli Bedah Umum di StanPlus, Hyderabad.

Apakah Anda menggunakan obat penurun kolesterol atau tidak, ada beberapa perubahan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Berikut cara menurunkan kolesterol yang bisa Anda coba: 

1. Makanan berserat 

Konsumsi makanan berserat dapat mengurangi kadar kolesterol dengan mengurangi penyerapannya ke dalam aliran darah. Pir, apel dan kacang-kacangan dan oatmeal mengandung serat larut.

2. Kurangi makanan dengan lemak jenuh

Saat mengonsumsi makanan berlemak, carilah lemak tak jenuh ganda, karena lemak jenuh meningkatkan kolesterol jahat (LD). Konsumsi makanan yang kaya akan asam lemak omega-3. Meskipun asam lemak omega-3 tidak menurunkan kolesterol, mereka pasti memiliki efek kardiovaskular yang menguntungkan.

3. Olahraga selama 30 menit

Berolahraga setiap hari selama 30 menit untuk meningkatkan kolesterol baik (HD). Ini melindungi jantung dari penyakit kardiovaskular. Turunkan berat badan dengan menambahkan olahraga ke rutinitas Anda.

4. Kurangi merokok dan minum

Merokok berbahaya bagi paru-paru dan jantung. Berhenti merokok meningkatkan kolesterol baik (HDL) yang memberikan perlindungan pada arteri koroner. Minum moderat telah dikaitkan dengan kadar kolesterol baik yang lebih tinggi, tetapi tetap minum tidak dapat direkomendasikan. Jika seseorang harus minum, itu harus dalam jumlah sedang

Baca: Konsumsi Makanan Berserat Bantu Kurangi Risiko Gigi Berlubang

INDIA TODAY

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika 

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."