Hindari 5 Hal Ini Setelah Transplantasi Rambut

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Ilustrasi rambut rontok.

Ilustrasi rambut rontok.

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaTransplantasi rambut sedang menjadi tren di kalangan masyarakat dan selebriti karena bisa mengatasi rambut yang mundur, menipis, botak, dan rusak. Faktanya, setiap orang kehilangan sekitar 100 helai rambut per hari. Ditambah lagi, data lain mengungkapkan bahwa sekitar 60 persen pria dan 50 persen wanita di seluruh dunia mengalami berbagai macam kerontokan rambut. Oleh karena itu, transplantasi rambut merupakan hal yang tepat untuk dilakukan. Namun, tindakan transplantasi rambut harus dilakukan oleh dokter dengan keahlian khusus, berpengalaman, dan sertifikasi khusus transplantasi rambut.

Dokter ahli transplantasi rambut dengan pengalaman selama lebih dari 6 tahun, dokter Farmanina, menjelaskan soal metode DHI (Direct Hair Implantation). "Metode DHI merupakan metode transplantasi rambut terbaik dunia yang memiliki tingkat keberhasilan hingga 97 persen dengan hasil lebih natural, tidak meninggalkan bekas, dan khusus untuk tindakan yang dilakukan di klinik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic, memiliki jaminan layanan perawatan setelah transplantasi rambut selama 18 bulan," katanya pada 24 Mei 2022 di Jakarta.

Dokter Ahli Transplantasi Rambut dr Cintawati Farmanina, Mbio (AAM)/DHI

Setelah melakukan tindakan transplantasi rambut itu, penting sekali menghindari beberapa hal seperti makanan dan aktivitas fisik. Anjuran tersebut dilakukan untuk membantu transplantasi rambut ini berjalan dengan sukses dan sesuai harapan pasien dan dokter tanpa ada efek samping berat selama enam bulan dibarengi dengan melakukan kontrol PRP setiap sebulan sekali. Lalu apa saja yang harus kita perhatikan setelah transplantasi rambut? Berikut beberapa hal yang harus dihindari setelah melakukan transplantasi rambut.

1. Olahraga berat

Setelah melakukan transplantasi rambut, Anda disarankan untuk tidak melakukan olahraga berat seperti joging dan bermain sepak bola yang dapat memungkinkan kulit kepala menjadi basah akibat keringat dan ada keinginan untuk digaruk.

2. Memakai topi

Penutup kepala yang berfungsi melindungi kepala dari terik matahari ini tidak disarankan karena bisa menyebabkan kulit kepala jadi basah akibat keringat dan lembab.

3. Makanan pedas dan alergi

Makanan pedas dapat membuat Anda berkeringat karena efek pedas tersebut yang dihasilkan dari makanan pedas seperti sambal dan cabe. Selain itu, makanan yang tidak bisa Anda konsumsi karena alasan alergi juga sebaiknya dihindari untuk mengurangi kemungkinan untuk menggaruk area kepala akibat gatal alergi.

4. Teh

Menikmati seduhan teh sebaiknya dihindari setelah melakukan transplantasi rambut untuk menghindari kemungkinan terjadinya pendarahan di kepala.

5. Kopi

Minuman yang banyak diminati semua orang ini harus dihindari setelah Anda melakukan transplantasi rambut untuk meminimalisir terjadinya pendarahan yang terjadi di kepala.

Tren melakukan transplantasi rambut di kalangan masyarakat Indonesia kini menjadi booming setelah beberapa artis mulai melakukannya dengan alasan menutupi kebotakan dan untuk menambah kepercayaan diri.

Baca: Mengenal Transplantasi Rambut, Jenis, dan Kemungkinan Risikonya

WIBI PUTRI R.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."