Tantangan Awal Menikah bagi Acha Septriasa, Belum Saling Terbuka

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Acha Septriasa dan suami, Vicky Kharisma (Instagram/@septriasaacha)

Acha Septriasa dan suami, Vicky Kharisma (Instagram/@septriasaacha)

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Tinggal selama lima tahun di Sydney, Australia setelah menikah, Aktris Indonesia Acha Septriasa mengaku butuh proses penyesuaian yang luar biasa dengan suaminya, Vicky Kharisma.

Acha Septriasa berbagi ceritanya selama tinggal di Sydney dalam kanal Youtube The Sungkars pada Senin, 24 Januari 2022. Ia mengatakan bahwa memang dari dulu cita-citanya adalah memiliki keluarga sendiri yang mandiri tanpa ada campur tangan orang tua.

“Aku tuh lumayan pengen cita-cita punya keluarga sendiri yang aku tuh bisa lepas dari mama papa. Dulu tuh aku selalu di manajerin sama mama, selalu attach (terikat) banget sama keluarga. Jadi, aku tuh punya cita-cita kalau misalnya punya keluarga nanti, pengen mandiri aja gitu. Jadi, jangan ada campur tangan keluarga besar atau siapa-siapa, pengennya mandiri,” katanya.

Setelah bertemu dan menikah dengan Vicky, awalnya Acha merasa senang sekali ketika dibawa ke Sydney, ia merasa memiliki ruang sendiri yang bisa diatur secara mandiri. Namun, ternyata kenyataan tak seindah realita.

“Pas di sana ternyata banyak banget hal-hal yang ternyata (mengagetkan), apalagi kan awal-awal pernikahan tau sendiri kan. Pasti penyesuaiannya tuh kan susah banget, jadi saling pengertian,” ujar Acha.

Memulai pernikahan di negara orang merupakan tantangan terbesar bagi Acha dan Vicky. Acha menjelaskan bahwa memang di awal pernikahan mereka berdua memulai bersama dari bawah, bahkan Acha tidak membawa tabungannya. Selama proses pindahan pun Acha menyerahkan semuanya ke Vicky.

Acha Septriasa, Zaskia Sungkar dan Irwansyah. Foto: Instagram/@irwansyah_15.

Acha ingat waktu itu mereka masih sewa rumah dari satu tempat ke tempat, sampai akhirnya sekarang sudah memiliki apartemen bersama. Akhirnya, mereka bisa hidup selama lima tahun dan memiliki Bridgia. Mereka membesarkan Bridgia bersama tanpa bantuan dari keluarga.

Salah satu hambatan dalam hubungan awal pernikahan Acha dan Vicky adalah keterbukaan. Meskipun sudah terbuka dalam hal perasaan, namun ada beberapa sisi yang keduanya masih belum begitu terbuka, seperti ketika marah masih dipendam dan juga finansial.

“Karena kan gimana mau marahan orang cuma berdua, jadi kalau misal mau marahan mau sok-sok kabur, mau kabur kemana. Jadi ya memang semuanya harus diselesaikan satu sama lain dengan baik,” jelasnya.

Setelah melalui berbagai macam situasi, kondisi, dan rintangan, Acha pun mengakui bahwa ia telah didewasakan karena keadaan. Acha menyatakan bahwa ia lebih banyak mengerti Vicky walaupun mereka sebaya, namun Vicky pun mengajarkan banyak hal kepadanya.

Acha mengatakan bahwa Vicky mengajarinya untuk memahami cara mengakomodir rumah tangga, tanggung jawab sebagai istri dan juga suami. Hubungan mereka pun dipenuhi dengan toleransi seiring berjalannya waktu, hal-hal yang bisa ditangani oleh Acha maka akan dilakukan oleh Acha, dan sebaliknya.

“Aku kan orangnya perasaan banget, sedangkan dia logis banget, jadi kan beda banget sebenarnya. Tapi, disitulah mungkin dinamika aku sama dia yang akhirnya tumbuh menjadi saling menyempurnakan satu sama lain,” tambah Acha.

Baca: Tumbuh di Luar Negeri, Acha Septriasa Tetap Ajari Anaknya Budaya Indonesia

BERNADETTE JEANE WIDJAJA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."