Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun Diimbau Lebih Cepat, Ini Alasannya

Renan Rojas, lima tahun, duduk di pangkuan ibunya, Daniela Cantano, saat menerima vaksin virus corona Pfizer-BioNTech dari perawat di klinik vaksinasi rumah sakit Rady's Children di San Diego, California, AS, 3 November 2021. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit A.S. merekomendasikan suntikan Pfizer Inc/BioNTech SE untuk digunakan secara luas pada kelompok usia 5-11 tahun. REUTERS/Mike Blake

kesehatan

Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun Diimbau Lebih Cepat, Ini Alasannya

Jumat, 3 Desember 2021 07:05 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Ecka Pramita

CANTIKA.COM, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pada tanggal 1 November 2021, secara resmi telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) bagi Vaksin Covid-19 Sinovac yakni CoronaVac dan Vaksin Covid-19 buatan Bio Farma untuk disuntikkan kepada anak usia 6-11 Tahun.

Menurut studi klinik fase 1 dan fase 2b berdasarkan uji imunogenitas atau respon imun tubuh yang dihasilkan pada anak menunjukkan bahwa Vaksin Sinovac aman disuntikkan untuk anak usia 6-11 Tahun. Selain itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga telah merekomendasikan pemberian vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 Tahun Keatas, yang diberikan secara intramuscular dengan dosis 0.5 ml sebanyak dua kali pemberian dengan jarak dosis pertama ke dosis kedua yaitu 4 minggu.

Sasaran vaksinasi Covid-19 untuk Anak usia 6-11 Tahun menjadi sangat penting dan mendesak untuk segera dilaksanakan. Hal ini mengingat bahwa proporsi anak terkena Covid-19 cukup tinggi sebesar 13 persen berdasarkan data Satgas Covid-19 per 1 November 2021. Selain itu anak-anak di seluruh daerah di Indonesia sudah mulai masuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sehingga anak dapat tertular dan menjadi Penular Covid-19. Anak pun dapat sebagai OTG dan dapat menularkan kepada orang dewasa bahkan lansia yang memiliki komorbid.

Josclyn Ledisma, 5 tahun, memeriksa plester setelah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 di Mary's Center di Washington, AS, 3 November 2021. Vaksin terbukti lebih dari 90 persen efektif dalam mencegah infeksi simtomatik pada anak-anak REUTERS/Tom Brenner

Ketua KPAI Susanto mendorong percepatan pemberian vaksin kepada anak usia 6-12 tahun dengan tetap menjaga kehati-hatian dan melakukan dengan kecermatan. Kesiapan antisipasi terhadap kontraindikasi maupun efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) yang mungkin terjadi pada anak perlu disiapkan dengan baik.

"Pelaksanaan vaksinasi untuk anak harus mengikuti ketentuan Kementerian Kesehatan dalam hal tatalaksana vaksinasi untuk anak, sumber daya manusia dan kesiapan sarana prasarana. Adapun kebutuhan vaksin untuk anak usia 6-17 sebanyak 58,7 juta total dosis vaksin untuk melakukan vaksinasi pada 25,4 juta," ucap Susanto melalui siaran pers, Kamis 2 Desember 2021. 

KPAI juga mendorong Pemerintah untuk menuntaskan vaksinasi anak usia 12-17 tahun. Berdasarkan data dari Kemenkes RI per Tanggal 1 Desember 2021 Pukul 12.00 WIB di laman Kemenkes, capaian vaksinasi kelompok Usia anak 12-17 Tahun sudah mencapai 26.705.490 jiwa dengan vaksinasi dosis 1 sebanyak 20.275.661 (75,92 persen) dan vaksinasi Dosis 2 sebanyak 14.554.975 (54,50 persen).

"Kami mendorong Kementerian Kesehatan untuk segera melakukan upaya percepatan agar meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 pada anak usia 12-17 Tahun. Kemenkes juga perlu segera melakukan percepatan untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk anak Usia 6-11 Tahun di seluruh Kabupaten Kota di Indonesia.

KPAI mengimbau kepada seluruh orang tua agar tidak ragu untuk memberikan vaksinasi Covid-19 untuk anak. Pemerintah harus menggandeng dan bekerjasama dengan semua pihak, organisasi masyarakat, orang tua, satuan pendidikan agar capaian vaksinasi rata untuk Indonesia optimal untuk seluruh anak usia 6-11 tahun dan menuntaskan vaksin untuk anak usia 12-17tahun. Semua pihak juga tetap harus terus menerus mengajak anak membiasakan taat pada protokol kesehatan dimanapun berada.

Baca: CDC Rekomendasikan Anak Usia 5 - 11 Tahun Divaksin Covid-19 Pfizer dan Biontech