Menjadi Survivor Kanker Payudara, Shannen Doherty: Saya Berjuang Tetap Hidup

Shannen Doherty. Instagram.com/@theshando

kesehatan

Menjadi Survivor Kanker Payudara, Shannen Doherty: Saya Berjuang Tetap Hidup

Selasa, 5 Oktober 2021 16:15 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Ecka Pramita

CANTIKA.COM, Jakarta -  Aktris Shannen Doherty tidak memiliki rencana untuk mundur dalam waktu dekat karena dia terus berjuang melawan kanker payudara stadium empat.

“Saya tidak pernah ingin operasi [seperti saya sekarat],” kata bintang “Beverly Hills, 90210” berusia 50 tahun itu pada “Good Morning America” Senin, 54Oktober 2021.

“Saya hanya ingin beroperasi karena saya tidak memiliki hal-hal untuk diperiksa karena saya akan terus berjuang untuk tetap hidup,” tambahnya. 

Melansir laman Page Six, Selasa 5 Oktober 2021 Shannen Doherty mengungkapkan jika dirinya didiagnosis kanker payudara stadium 4 pada Februari 2020, tiga tahun setelah menceritakan bahwa serangan pertamanya muncul saat telah mengalami remisi.

Aktris itu mengatakan dia sibuk "menjalani hidup" akhir-akhir ini dan menghabiskan "banyak waktu dengan teman dan keluarga" serta terus bekerja.

“Banyak orang yang didiagnosis dengan stadium empat, mereka seperti menjadi tidak bisa produktif. Diasumsikan bahwa mereka tidak dapat bekerja atau mereka tidak dapat bekerja dengan kapasitas penuh mereka, dan itu tidak benar. Saya justr menemukan pekerjaan "lebih memuaskan" sekarang daripada sebelumnya," "kata Shannen Doherty 

Dengan tetap bekerja sesuai kapasitas, menjadi sesuatu yang sangat ia inginkan agar orang-orang berhenti berasumsi dan memberinya kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka salah.

Adapun beberapa kabar baik, Doherty mengatakan dia masih dalam "protokol pertama" perawatannya, yang dia jelaskan adalah "hal yang sangat, sangat besar."

“Sepertinya Anda hanya ingin bertahan di protokol Anda selama mungkin sehingga Anda tidak kehabisan protokol.”

Mantan bintang Charmed ini pertama kali didiagnosis menderita kanker payudara pada Maret 2015 dan menjalani mastektomi tunggal pada Mei 2016.

Baca: Bulan Peduli Kanker Payudara, Dokter Ungkap Pasien Kanker Bisa Vaksin COVID-19