4 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Beli Essential Oil

Bonnels Essential Oil

ragam

4 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Beli Essential Oil

Minggu, 26 September 2021 16:35 WIB
Reporter : Antara Editor : Mitra Tarigan

CANTIKA.COM, JakartaEssential oil atau minyak atsiri adalah senyawa cair dari tanaman yang diperoleh antara lain dengan cara menyuling dari berbagai bagian tanaman seperti kelopak bunga, rumput, buah, akar, batang dan daun.

Senyawa tersebut diketahui mempunyai berbagai khasiat, diantaranya adalah dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karenanya, penggunaannya semakin banyak diminati oleh masyarakat di kondisi pandemi COVID-19 saat ini.

Semenjak tren penggunaan essential oil ini marak digunakan, banyak kemunculan berbagai merek dan pilihan yang semakin beragam. Pengguna harus teliti ketika memilih minyak jenis tersebut agar mendapat produk yang terjamin kualitasnya dan kemurniannya, bukan cuma karena harga murah atau pengaruh iklan tanpa mengetahui detail tentang kualitas dan kandungan minyak.

“Konsumen perlu lebih cermat dalam memilih dan membeli produk seperti essential oil. Karena produk ini penggunaanya secara umum dapat dioleskan di kulit atau didifuse dengan alat diffuser, sehingga secara tidak langsung aromanya juga akan terhirup, maka sebelum membeli sebaiknya konsumen mencari tahu kandungan, manfaat hingga sertifikasi dari produk essential oil tersebut," kata Brand Manager Bonnels, Cicilia Elisabeth, dalam keterangan resmi, Sabtu 25 September 2021.

Dia memberikan beberapa kriteria yang bisa dipertimbangkan sebelum membeli essential oil.

1. Pilih yang berkualitas dan bermanfaat sesuai kebutuhanKonsumen perlu kian cermat mendapatkan minyak esensial dengan kualitas bahan-bahan alami terbaik dan bermanfaat untuk tubuh. Pelajari informasi tentang merek tersebut sebelum membeli dan pastikan mendapat kejelasan tentang informasi merek, terutama apakah merek tersebut mengeluarkan produk dengan bahan-bahan alami yang memberikan manfaat untuk tubuh atau hanya berupa minyak aroma terapi dari bahan sintetis. Keduanya memiliki manfaat berbeda sehingga konsumen perlu memilih sesuai manfaat yang diharapkan.

2. Cek kandunganSetiap produk punya kandungan berbeda, tapi produk yang komposisi bahan-bahan kandungannya seratus persen terdiri dari bahan alami tidak akan menunjukkan adanya bahan tambahan lain pada komposisi bahannya. Periksa label informasi di kemasan atau botol produk. Bila informasi tidak tersedia, tidak lengkap atau tidak detail pada kemasan, kemurnian kandungannya tidak dapat dipastikan dan ada kemungkinan produk sudah ada campuran bahan lainnya.

3. Punya nomor BPOMHal selanjutnya adalah memastikan bahwa produk minyak esensial yang dikeluarkan sudah memiliki nomor izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Dengan memiliki sertifikasi tersebut artinya baik produk maupun keterangan pada kemasan produk sudah melalui proses pemeriksaan sesuai aturan BPOM dan informasi yang disampaikan kepada konsumen melalui produk dan kemasannya tersebut dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia.

4. Periksa informasi peringatan di kemasanMerek yang baik akan memberikan informasi berupa peringatan pada konsumen terkait penggunaan produknya. Contoh peringatan yang penting adalah hati-hati terhadap kulit yang sensitif terhadap bahan yang terkandung pada produk ini. Peringatan ini dapat mengingatkan konsumen untuk lebih berhati-hati dalam memilih minyak yang sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.

Dengan mencantumkan peringatan yang penting di kemasan, brand tersebut bertanggung jawab untuk memberikan informasi yang dibutuhkan konsumennya dan turut menghindarkan konsumen dari risiko pemakaian yang salah.

Baca: Ragam Carrier Oil yang Bisa Dipilih Saat Menggunakan Essential Oil