Wury Ma'ruf Amin Anggun dalam Balutan Kebaya Adat Sunda Nuansa Biru

Wury Ma'ruf Amin mengenakan adat Sunda dari Sukabumi/Foto: Sekretariat Wakil Presiden

mode

Wury Ma'ruf Amin Anggun dalam Balutan Kebaya Adat Sunda Nuansa Biru

Selasa, 17 Agustus 2021 15:55 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Ecka Pramita

CANTIKA.COM, Jakarta - Pada upacara Detik-Detik Proklamasi HUT RI ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin memang kerap mengenakan busana adat dari berbagai daerah.

Mengutip dari siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Wury Ma'ruf Amin tampak serasi mengenakan pakaian adat Sunda dari Sukabumi, Jawa Barat.

Wapres terlihat cukup elegan dengan setelan jas tertutup (beskap) dan celana panjang warna biru yang dipadukan dengan kain samping batik yang diikatkan di pinggang.

"Pagi ini saya dan istri menghadiri upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta. Saya mengenakan pakaian adat Sunda dari Sukabumi, Jawa Barat," tulis Ma'ruf Amin dalam laman Facebooknya, Selasa, 17 Agustus 2021.

Selaras dengan Iriana Jokowi yang tampil dengan busana nasional, Wury juga tampak sederhana dan anggun mengenakan kebaya bersulam warna biru polos berbahan satin dengan sedikit aksen bordir, serupa kebaya yang dikenakan dalam acara Mojang Jajaka di Jawa Barat.

Sementara itu, sebagai  bawahan, Wury mengenakan kain jarik putih bermotif batik khas Sunda yang biasa disebut sarung kebat atau sinjang bundel. Tak lupa hijab segi empat warna senada dan masker menjadi pelengkap tampilannya pagi tadi. 

Sebagai informasi, Pada Upacara Detik-Detik Proklamasi tahun-tahun sebelumnya, Presiden Jokowi memang kerap mengenakan busana adat dari berbagai daerah. Dalam HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 misalnya, Presiden memilih untuk mengenakan busana adat khas Klungkung asal Bali.

Sementara itu, pada HUT ke-75 Kemerdekaan RI tahun 2020, Presiden mengenakan busana adat dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Presiden, Indonesia memiliki kekayaan adat budaya yang sangat tinggi, termasuk dalam hal pakaian adat.

“Dulu pernah Aceh, Sumatera Barat, pernah juga Kalimantan Selatan, pernah Sunda, pernah Jawa, Betawi, kemudian ke sana Bali, Sasak, Bugis, pernah semua. Memang kekayaan budaya pakaian adat ini memang ribuan. Jumlahnya ribuan. Nanti sampai ke Maluku, Papua, semuanya nanti semuanya akan kita angkat,” ucap Presiden saat itu.

Baca: Upacara HUT RI, Iriana Jokowi Anggun dengan Kain Songket Nuansa Kuning Gading