Pemerintah Amerika Serikat Gandeng Aplikasi Kencan Dorong Vaksinasi Covid-19

Aplikasi kencan Tinder ditampilkan di ponsel dalam ilustrasi gambar yang diambil pada 1 September 2020. [REUTERS / Akhtar Soomro / Ilustrasi]

ragam

Pemerintah Amerika Serikat Gandeng Aplikasi Kencan Dorong Vaksinasi Covid-19

Minggu, 23 Mei 2021 12:09 WIB
Reporter : Antara Editor : Mitra Tarigan

CANTIKA.COM, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat melakukan kerja sama yang menarik dengan para penyedia jasa aplikasi kencan (dating apps) untuk mendorong program vaksinasi COVID-19 di negerinya. Beberapa aplikasi kencan yang populer seperti Tinder, Bumbble, OkCupid, dan Match ikut berpartisipasi menunjukkan status orang- orang yang telah menerima vaksin agar para pengguna lainnya dapat tertarik mendapatkan vaksin COVID-19.

Melansir Reuters, Minggu 23 Mei 2021, kerja sama yang dilakukan Pemerintahan Joe Biden itu tercipta karena mengingat pembatasan kegiatan yang mulai dilonggarkan tentu membuat kegiatan harian seperti berkencan di luar ruangan pun meningkat. Para pemuda yang menggunakan aplikasi kencan menjadi target baru untuk tertarik menerima vaksin lewat kerja sama unik ini. "Jarak sosial dan kencan selalu menjadi kombinasi tantangan yang menantang," kata Penasehat COVID-19 dari White House Andy Slavitt dalam pernyataannya.

Ia memberikan contoh baik dari kerja sama itu, contohnya adalah para pengguna aplikasi OkCupid yang menampilkan status vaksin hampir 14 persen rata-rata mendapatkan pasangannya dengan lebih mudah. "Akhirnya kita menemukan satu hal penting yang menarik (di dalam aplikasi kencan) ya selama pandemi ini yaitu lewat mendapatkan vaksin," kata Andy.

Di Amerika Serikat lebih dari 50 juta orang menggunakan layanan aplikasi kencan.

Mereka yang telah menerima vaksinasi dan menunjukkan status vaksinasinya mendapatkan beberapa fitur menarik seperti lencana khusus dan akses gratis ke beberapa konten premium. Kampanye kerja sama dengan puluhan pengembang aplikasi kencan untuk mensukseskan vaksinasi COVID-19 di Amerika Serikat itu akan berjalan mulai beberapa minggu ke depan hingga Juli 2021.

Salah satu pengembang aplikasi kencan Match, mendukung penuh kolaborasi unik itu untuk memberikan pengalaman baru bagi pengguna aplikasinya tidak hanya dalam menjalin hubungan tapi juga menjaga kesehatan. "Ini memungkinkan semua orang untuk kembali bertemu secara langsung dan juga dalam cara yang bermakna. Selain itu ini menjadi kencan yang lebih aman bagi semua orang," kata CEO Match Group Shar Dubey.

Hingga Kamis 20 Mei 2021 tercatat dalam data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS sudah ada sebanyak 279,4 juta dosis vaksinasi COVID-19 dibagikan. Dengan persentase 48,2 persen penduduknya sudah menerima setidaknya satu dosis suntikan vaksin COVID-19.

Apakah pemerintah Indonesia akan ikut kerja sama dengan aplikasi kencan?

Baca: Tips Mulai Obrolan di Aplikasi Kencan, Jangan Hanya dengan Hai