7 Tip Buat Para Freelancer Agar Tetap Termotivasi dan Fokus Selama WFH

Sejumlah cara bisa dicoba agar tetap produktif dalam melakukan pekerjaan freelance selama WFH. Sumber foto: Canva

karir

7 Tip Buat Para Freelancer Agar Tetap Termotivasi dan Fokus Selama WFH

Senin, 15 Februari 2021 13:05 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Kinanti Munggareni

CANTIKA.COM, Jakarta - Memilih pekerjaan freelance tampak menjanjikan selama pandemi masih berlangsung, terutama yang menerapkan penuh work from home atau WFH. Kamu akan terhindar dari mobilitas yang terlalu tinggi ataupun berisiko terdampak virus. Namun banyak pula hambatan yang ditemukan para freelancer saat bekerja di rumah. 

Saat melakukan penelitian untuk buku The Freelance Mum, Annie Ridout, dikutip dari Forbes, menemukan banyak dari para pekerja freelance yang mengeluh sulit untuk mencari motivasi dalam diri untuk memulai pekerjaan.

Ilmu pengetahuan menunjukkan, kita memerlukan tingkat dopamin yang tinggi untuk bisa termotivasi. Namun bukan berarti untuk mendapatkan motivasi kamu butuh asupan tertentu untuk meningkatkan senyawa dopamin dalam tubuh. Kamu bisa melakukan hal-hal kecil yang membuatmu semangat untuk memulai pekerjaan freelance dan tetap fokus seharian.

1. Ganti piyamamu sekarang juga

Saran tampak sederhana, tapi penting. Dengan tetap memakai pakaian tidur, otak tetap dalam mode tidur. Pastikan kamu mandi dan berpakaian seperti akan ke kantor, setiap mulai bekerja di rumah. Berpakaian rapi ketika WFH juga bisa membuatmu lebih segar saat melakukan pekerjaan yang memaksamu memutar otak lebih keras.  

2. Cocokkan tugas dengan level energimu

Jika kamu terbiasa bekerja di pagi hari, kerjakanlah hal-hal yang membutuhkan tenaga ekstra terlebih dulu. Setelah siang menjelang, kamu bisa melanjutkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang ringan. Penting untuk mengetahui ritme kerja terbaik karena ini akan berdampak pada produktivitas sehari-hari.

3. Atur waktu dan buatlah to-do-list 

Banyaknya kesempatan yang terbuka untukmu dalam melakukan dan memilih pekerjaan kadang justru membuatmu kelimpungan. Apalagi dengan pola kerja di rumah yang kadang tak memiliki batasan soal waktu. Dengan bekerja di rumah, kamu bisa-bisa kebablasan mengambil jeda istirahat. Untuk itu, atur waktu sebaik mungkin. Buat pula daftar pekerjaan atau to-do-list agar kamu ingat tugas-tugas yang harus dikerjakan setiap hari. 

4. Ciptakan ruang kerja yang nyaman

Rumah adalah ruang tempat kamu mengerjakan pekerjaan domestik, beristirahat, dan berkumpul bersama keluarga. Namun dengan bekerja di rumah, kamu harus menciptakan nuansa bekerja. Pilihlah lokasi yang telah kamu tentukan untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Bekerja di kamar akan membuatmu tergoda untuk berleha-leha. Tapi jika hanya itu yang tersedia, bagilah ruangan kamar dengan sekat, entah secara fisik atau imajiner. Sebagai contoh, pilih bekerja di sudut menghadap jendela dan lakukan secara konsisten. Sementara sudut dekat pintu menjadi ruang untuk beristirahat.

5. Bagi pekerjaan rumah dengan anggota keluarga

Jika kamu tinggal sendiri atau hanya berdua mungkin akan lebih mudah. Apalagi jika pasanganmu juga bekerja di rumah. Ritme kerja yang sama, membuatmu seolah-olah berada di kantor dengan rekan kerja. Namun keberadaan anggota keluarga lain bisa sedikit mengganggu. Yang perlu kamu lakukan adalah menyampaikan kebutuhan kepada mereka. Pastikan bahwa kamu tidak bisa diganggu pada jam-jam tertentu karena harus bekerja. 

6. Beristirahat sejenak bisa membuatmu tetap fokus

Meski berada di rumah, kamu tetap harus mengatur jadwal istirahat. Isilah jeda dengan minum teh hangat atau makan camilan sehat. Asupan makanan bisa memberikan energi baru dan membuatmu lebih fokus untuk mengerjakan tugas-tugas selanjutnya. 

7. Atur “jam pulang” 

Serius, WFH punya potensi membuat dirimu bekerja seharian penuh tanpa batas. Tidak ada momen “sudah di kereta” atau “sudah pulang sejak sore” saat kamu bekerja dari rumah. Untuk itu kamu perlu menentukan batas akhir waktu kerja. Ini penting untuk menjagamu bisa bekerja secara efisien dan tetap waras.   

Cara-cara di atas akan membantu kamu para freelancer untuk tetap termotivasi dan bisa mengerjakan segala pekerjaan freelance di rumah dengan fokus. Lakukan secara rutin agar menjadi kebiasaan, ya. 

Baca juga: Benarkah Tidur Siang 20 Menit Bisa Bikin WFH Semangat dan Produktif?