Merek Busana Kesukaan Meghan Markle Bangkrut

Meghan Markle mengenakan belt ukuran besar senada dengan gaun. (Hello Magazine)

mode

Merek Busana Kesukaan Meghan Markle Bangkrut

Kamis, 7 Mei 2020 16:00 WIB
Reporter : Mila Novita Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Merek busana favorit Meghan Markle bangkrut karena terimbas wabah corona. Label fashion J.Crew menjadi salah satu peritel Amerika Serikat yang mengajukan gulung tikar pada pemerintah.

J.Crew menyatakan mengalami kesulitan keuangan dan memiliki banyak utang. J.Crew bahkan meminta pemutihan atas utang senilai USD 1,65 miliar atau Rp 26 tahun dengan menyerahkan pengelolaan label itu kepada kreditor.

Meghan Markle beberapa kali memakai busana label J.Crew di depan publik. Pada September 2019, istri Pangeran Harry ini menonton AS Terbuka dengan mengenakan terusan kemeja denim seharga Rp 2,5 juta dari label J.Crew. Dan kemeja itu langsung ludes terjual dalam hitungan jam setelah Meghan Markle memakainya.

Meghan Markle di final AS Terbuka. Instagram/@royal.addicted

Salah satu potongan J.Crew favorit Meghan Markle adalah mantel biru navy dengan kerah besar. Dia mengenakan mantel itu saat mendampingi Pangeran Harry ke Birmingham pada Maret 2018.

Meghan Markle juga mengenakan busana dari label J.Crew selama tur kerajaan ke Selandia Baru pada Oktober 2018. Item fashionnya berupa jins skinny sampai jaket khaki yang dikenakan pada beberapa kesempatan.

Pangeran Harry dari Inggris ditemani tunangannya Meghan Markle berbincang dengan sejumlah siswa dalam sebuah kunjungannya ke Birmingham, Inggris, 8 Maret 2018. REUTERS/Hannah McKay

Begitu juga saat berkunjung ke Afrika Selatan, Meghan Markle memakai rok monokrom dari label J.Crew. Rok tersebut menampilkan garis-garis yang kontras untuk menciptakan ilusi lipatan dan bentuk A-line yang dipadukan dengan kemeja.

Di Amerika Serikat, perusahaan yang mengajukan bangkrut belum tentu tutup atau tidak beroperasi sama sekali. Sebagian perusahaan menempuh jalan ini untuk mempermudah proses pembayaran utang dan menghentikan kegiatan yang tidak menguntungkan.