Tetap Olahraga Saat Wabah Corona, Ikuti Tips dari Dokter Olahraga

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi wanita berolahraga. shutterstock.com

Ilustrasi wanita berolahraga. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Wabah corona yang terjadi saat ini tak boleh menyurutkan semangat berolahraga. Dokter olahraga yang juga Wakil Ketua Bidang Sport Science Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Pusat, Andi mengatakan olahraga tetap diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus mengantisipasi virus corona.

"Jika seseorang jarang berolahraga maka risiko terinfeksi tinggi, sedangkan kalau melakukan olahraga cukup, tingkat risiko terinfeksi rendah," ujar Andi dalam keterangan tertulis, Kamis 19 Maret 2020. Hanya saja, dia mengingatkan, agar memperhatikan durasi dan intensitas olahraga. Juga tetap penting memperhatikan tempat berolahraga untuk mengantisipasi tertular virus corona baru atau COVID-19

Andi menyarankan hindari olahraga dengan intensitas tinggi karena justru dapat meningkatkan risiko tertular COVID-19. Durasi ideal berolahraga, menurut dia, cukup 30 menit hingga satu jam. Olahraga di atas satu jam, Andi melanjutkan, akan membuat daya tahan tubuh menjadi lemah dan rentan.

ilustrasi olahraga treadmill (pixabay.com)

Mengenai tempat berolahraga, Andi menganjurkan lebih baik berolahraga di dalam rumah. "Kalau mau di luar ruangan boleh tapi ada syaratnya," kata dia. Pertama, pastikan berolahraga di daerah yang tidak terkena wabah corona; kedua, kondisi badan harus fit; dan ketiga, disarankan berolahraga secara individual dengan menjaga jarak 1,5 hingga 2 meter.

Andi juga tidak merekomendasikan menggunakan masker saat berolahraga karena dapat menghambat masuknya oksigen ke dalam tubuh. "Oksigen kita dapatkan saat kita menghirup udara. Ketika memakai masker, justru udaranya akan terhambat masuk ke paru-paru," ujarnya. "Virus corona ini self-limited disease. Jadi dia akan sembuh sendiri dengan daya tahan tubuh kita."

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."