Wabah Virus Corona, Simak Tips Bersihkan Kabin Mobil

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi membersihkan kabin mobil. Sumber: caranddriver.com

Ilustrasi membersihkan kabin mobil. Sumber: caranddriver.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Mobil bisa menjadi sarang bakteri dan virus. Padahal hampir setiap hari orang naik mobil, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum, untuk berangkat dan pulang kerja, mengantar anak ke sekolah, rekreasi, dan kegiatan lainnya.

Terlebih dalam periode wabah virus corona, masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor harus memperhatikan kondisinya. Untuk pemilik mobil, berikut ini tips membersihkan kabin supaya tidak ada debu dan kotoran yang terselip.

Mengutip laman Car and Driver, sejatinya menjaga kebersihan mobil tidaklah rumit. Peralatan yang perlu disiapkan adalah sabun, air secukupnya, sikat dengan bulu yang lembut, serta kain lap. Untuk sabun, Anda bisa memilih sabun yang mengandung antiseptik untuk melunturkan bakteri. Hindari sabun yang mengandung bahan kimia kuat karena berpotensi merusak bahan-bahan di kabin mobil.

Ilustrasi membersihkan mobil. (Hyundaimobil.co.id)

Jok mobil umumnya berbahan kulit sintetis. Bahan jenis dapat dibersihkan dengan cara mengusap atau menggosok perlahan setiap bagiannya. Setelah diusap atau digosok, langsung lap dengan kain kering. Setelah bersih dan kering, usapkan permukaan jok kulit dengan kondisioner untuk menghindari keretakan.

Selain jok mobil, area yang harus diperhatikan saat membersihkan kabin adalah gagang pintu, setir, gesper sabuk pengaman, tombol naik-turun kaca jendela, pijakan kaki, dan permukaan lain yang sering disentuh. Khusus layar layar hiburan di mobil yang tergolong perangkat elektronik, Anda dapat membersihkannya dengan menggunakan tisu basah yang tidak mengandung alkohol.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."