Kalista Iskandar Tak Hafal Pancasila, Najwa Shihab: Kita Manusia

Najwa Shihab menceritakan momen gugupnya saat pertama kali siaran langsung di televisi. Situasi yang mirip dengan pengalaman Puteri Indonesia Sumatera Barat Kalista Iskandar. (Instagram/@najwashihab)

ragam

Kalista Iskandar Tak Hafal Pancasila, Najwa Shihab: Kita Manusia

Sabtu, 7 Maret 2020 18:00 WIB
Reporter : Eka Wahyu Pramita Editor : Mila Novita

CANTIKA.COM, Jakarta - Perwakilan Sumatra Barat Kalista Iskandar di pemilihan Puteri Indonesia 2020 mendapat komentar tidak menyenangkan dari warganet setelah salah menyebutkan sila ke-4 dan ke-5 Pancasila.

Kesalahan itu saat finalis mengerucut enam besar pada Jumat, 6 Maret 2020. Hal itu terjadi karena ia gugup, ditambah pertanyaan dari Ketua MPR Bambang Soesatyo yang tidak terduga. 

Rasa gugup rupanya pernah dialami Jurnalis Perempuan Najwa Shihab yang disapa Nana saat siaran langsung untuk pertama kalinya. Ibu satu anak ini bahkan sempat salah menyebut nama sendiri, yang tentu saja sudah dia hapal di luar kepala. 

"Saya sampai salah menyebut nama sendiri. Bayangkan, perdana muncul di televisi tapi memperkenalkan diri sebagai orang lain," ucap Nana seperti dikutip dari laman Instagramnya, Sabtu, 7 Maret 2020.

Nana juga teringat pengalaman meliput bencana tsunami di Aceh. Karena kekalutannya atas situasi saat itu, dia salah menyebut Kota Calang menjadi Calung. Usai laporan langsung itu, dia dihampiri oleh seorang bapak sambil menangis, karena ia masih menunggu kabar dari keluarganya di kota yang disebut salah.

"Jadi saya bisa memahami kegugupan yang pasti berkali-kali lipat dihadapi Kalista tadi malam. Hanya diberi waktu menjawab 30 detik di tengah riuh rendahnya sorakan penonton," ungkapnya bijak.

Nana juga mengingat bahwa Ketua MPR Bambang Soesatyo, yang mengajukan pertanyaan hafalan Pancasila itu, juga pernah berada di situasi yang hampir mirip. Saat itu adalah momen pelantikannya menjadi Ketua DPR. Dia dituntun saat mengucapkan sumpah, tapi tetap sempat salah ucap sumpah. Bahkan sampai tiga kali.

"We are all humans after all," kata Nana.