2020, Amanda Rawles Ingin Main Film Laga dan Diet Vegan

Amanda Rawles saat ditemui di Makarizo Hair Talk di Bigbang Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2019. TEMPO/Eka Wahyu Pramita

ragam

2020, Amanda Rawles Ingin Main Film Laga dan Diet Vegan

Selasa, 31 Desember 2019 09:15 WIB
Reporter : Eka Wahyu Pramita Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 2020, tak ada salahnya merefleksikan kehidupan sepanjang 2019 dan menyusun resolusi 2020. Hal yang sama juga dilakukan aktris muda Amanda Rawles.

Di tahun 2019, Amanda mengaku belum bisa mewujudkan target untuk kuliah, bahkan sejak dua tahun lalu. Jadi, salah satu resolusi perempuan kelahiran 25 Agustus 2000 di awal tahun depan ialah mengambil studi jenjang sarjana di Negeri Kanguru, Australia. Bagi Amanda, pendidikan ialah sesuatu yang penting

Amanda mengatakan waktu yang tepat untuk bersekolah tak bisa ditunggu, tapi sebaliknya diciptakan sendiri. 

"Insya Allah melanjutkan pendidikan, rencana aku akan ambil matrikulasi-nya dulu 4 bulan baru lanjut ke university. Aku memilih sekolah lagi karena aku suka belajar dan ingin sejenak hidup lebih normal. Enggak pergi pagi, pulang pagi karena pekerjaan," ucap Amanda saat ditemui di Makarizo Hair Talk di Jakarta, Sabtu, 28 Desember 2019.

Tak hanya resolusi untuk pendidikan, dalam bidang karier dan goals hidup sehat, Amanda juga punya keinginan khusus. "Aku pengin banget ngembangin karakter akting aku jadi lebih menantang dan berbeda, misalnya main film action," ucap Amanda.

Selain itu, resolusi 2020 untuk hidup sehat, Amanda ingin menjalani olahraga, makanan sehat, dan waktu yang terorganisasi lebih baik. "Pengin banyakin air putih, kurangi makanan berminyak, dan rencana aku ingin diet vegan buat bantu lingkungan juga," tutur ia.

Bagi pemeran film Promise ini salah satu tips yang paling penting utuk wujudkan resolusi adalah harus selalu mengingatnya. "Bila perlu kita catat ya, seperti yang sudah aku lakukan misalkan ada keinginan aku bikin catatan atau semacam bucket list agar bisa terwujud satu per satu," pungkas Amanda Rawles.