5 Tips Pemulihan Pasca Operasi Caesar Seperti Paula Verhoeven

Paula Verhoeven. Instagram.com/@paulaverhoeven

kesehatan

5 Tips Pemulihan Pasca Operasi Caesar Seperti Paula Verhoeven

Sabtu, 28 Desember 2019 15:30 WIB
Reporter : Eka Wahyu Pramita Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, JAKARTA - Kabar gembira menyelimuti Baim Wong dan Paula Verhoeven. Pasangan yang menikah pada 22 November 2018 ini telah dikaruniai anak pertama pada 27 Desember 2019. Paula melahirkan buah hatinya lewat operasi caesar.

Melahirkan adalah proses yang menakjubkan bagi setiap ibu, terutama ibu baru. Anda bisa bertemu dengan bayi yang telah tumbuh di dalam rahim selama sembilan bulan terakhir. Namun melahirkan juga dapat mempengaruhi tubuh dan psikologi Anda, terutama jika melahirkan dengan operasi caesar. Anda akan membutuhkan lebih banyak waktu untuk pulih dibandingkan persalinan normal.

Dilansir dari laman Healthline, berikut lima anjuran untuk membantu pemulihan pasca operasi caesar dan bisa mempunyai waktu bonding lebih banyak dengan buah hati. 

1. Istirahat yang cukup

Caesar adalah operasi besar. Sama seperti operasi apa pun, tubuh Anda perlu waktu untuk pulih seperti biasa. Anda akan tinggal di rumah sakit selama tiga hingga empat hari setelah proses caesar (lebih lama jika ada komplikasi), dan pulih seperti semula hingga enam minggu ke depan. 

Istirahat yang cukup menjadi salah satu kunci pemulihan. Anda mungkin pernah mendengar saran dari teman dan kerabat, "Beristirahatlah setiap kali bayi Anda beristirahat." Mereka benar. Cobalah tidur kapan pun bayi Anda tidur.

Mintalah bantuan pasangan, teman atau kerabat untuk mengganti popok dan pekerjaan rumah lainnya, sehingga Anda bisa cukup beristirahat. 

2. Lebih berhati-hati dalam berjalan dan bekerja

Hindari naik turun tangga sebanyak yang Anda bisa. Lebih baik taruh popok, baju bayi, camilan, atau kebutuhan lainnya di tempat yang mudah Anda jangkau, terutama di malam hari.

Jangan pula mengangkat benda yang lebih berat dari bayi Anda. Mintalah bantuan dari pasangan, teman atau anggota keluarga. Kapan pun Anda harus bersin atau batuk, pegang perut Anda untuk melindungi luka operasi.

Diperkirakan Anda membutuhkan waktu hingga delapan minggu untuk kembali ke rutinitas normal Anda. Tanyakan kepada dokter Anda kapan boleh berolahraga, kembali bekerja, dan mengemudi. Ikuti pula saran dokter, kapan waktu terbaik untuk bercinta. 

Jenis olahraga yang dilakukan sebaiknya jalan kaki santai, bukan olahraga dengan intensitas tinggi dan berat. Berjalan kaki bisa mencegah sembelit dan pembekuan darah. 

3. Jaga emosi

Sama seperti Anda menjaga kesehatan fisik Anda, jangan lupa tentang kesehatan emosional Anda. Memiliki bayi dapat memunculkan perasaan yang tidak pernah Anda harapkan. 

Jika Anda merasa sedih, atau kecewa, jangan abaikan. Begitu pula saat Anda punya keinginan menyakiti bayi, jangan dianggap biasa. Bicarakan tentang emosi Anda dengan pasangan, keluarga, dokter atau psikolog. 

4. Meringankan rasa sakit

Tanyakan kepada dokter apakah ada obat yang dapat Anda minum, terutama jika Anda sedang menyusui. Selain obat penghilang rasa sakit, Anda dapat menggunakan bantal pemanas untuk menghilangkan rasa tidak nyaman di bekas operasi.

Tergantung pada kondisi Anda, dokter mungkin meresepkan penghilang rasa sakit atau painkiller, seperti ibuprofen (advil, motrin) atau acetaminophen (tylenol).

5. Fokus pada gizi yang baik

Gizi yang baik setelah melahirkan sama pentingnya dengan masa kehamilan. Jika Anda memberikan Air Susu Ibu atau ASI, ingatlah Anda menjadi sumber nutrisi utama bagi bayi Anda. Konsumsilah makanan yang membuat Anda dan bayi tetap sehat dan Anda lebih kuat.

Penelitian menunjukkan bahwa makan sayur di masa menyusui memberi rasa dalam ASI yang juga meningkatkan kenikmatan dan daya konsumsi sayuran saat anak-anak bertumbuh nantinya. 

Jangan lupa, pastikan minum banyak cairan, terutama air. Sebab Anda membutuhkan cairan ekstra untuk meningkatkan suplai ASI dan berfungsi menghindari sembelit.

Kapan harus memanggil dokter?

Anda mungkin akan merasakan sakit pada bekas operasi, dan Anda mungkin mengalami pendarahan hingga enam minggu setelah operasi caesar. Hal tersebut masih dikatakan normal. Namun, jika Anda mengalami gejala-gejala berikut segera konsultasi ke dokter Anda.

1. Kemerahan, bengkak, atau nanah mengalir dari bekas sayatan

2. Rasa sakit terus-menerus di sekitar bekas operasi

3. Demam lebih dari 100,4 ° F (38 ° C)

4. Keluarnya cairan berbau busuk dari vagina

5. Pendarahan berat di vagina

6. Kemerahan atau bengkak di kaki

7. Kesulitan bernapas

8. Sakit dada

9. Rasa sakit di payudara