3 Tips Mendampingi Pasien Kanker, Jangan Sekadar Mengasihani

Ilustrasi Kanker. shutterstock.com

kesehatan

3 Tips Mendampingi Pasien Kanker, Jangan Sekadar Mengasihani

Selasa, 26 November 2019 16:10 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta -  Berperan sebagai pendamping pasien kanker bukanlah suatu hal yang mudah. Para pendamping perlu memberikan perhatian lebih kepada pasien kanker agar pasien tetap semangat dalam menjalani pengobatan hingga meraih kesembuhan.

Agar tidak salah langkah, Ketua Cancer Information & Support Center (CISC) Aryanthi Baramuli Putri pun memberikan beberapa sarannya. Pertama, salah satu sifat penting yang perlu dimiliki pendamping adalah orang yang bisa menjadi tempat untuk mencurahkan isi hati.

Aryanthi menegaskan agar para pendamping pasien kanker memiliki jiwa mendengar yang tinggi. “Cukup dengarkan keluh kesah dan cerita apapun yang dihadapi pasien kanker. Itu adalah kekuatan mereka,” kata ia dalam acara Memahami Imunoterapi Kanker di Jakarta pada Sabtu, 23 November 2019.

Aryanthi juga mengimbau agar pengasuh selalu memberikan dukungan positif dan bukan sekedar mengasihani. Ia mengatakan bahwa dukungan yang positif bisa mempengaruhi jiwa pasien sehingga dalam banyak kasus, angka harapan hidup lebih tinggi.

“Pasien kanker juga tidak senang dikasihani. Jadi berikan dukungan yang pas. Semangati dia untuk sembuh, bukan sekedar menaruh belas kasih saja,” Aryanthi menjelaskan.

Terakhir, mengajak pasien untuk bergabung dalam komunitas kanker juga bisa menjadi salah satu hal yang penting menurut Aryanthi. Ia mengatakan bahwa di dalam komunitas, pasien kanker bisa bertemu orang dengan penyakit serupa.

Mereka juga akan mendapatkan pelatihan hingga aktivitas kebersamaan yang membuat pasien kanker merasa tidak tertinggal dan tetap semangat untuk menjalani hidup.

“Kalau hanya di rumah, pasien kanker akan terus dibayangi kematian. Tapi kalau diajak bergabung dengan komunitas, pasti pikiran negatif akan berubah karena keseruan bersama dengan teman-teman kanker lainnya,” tutup Aryanthi.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA