Hari Olahraga Nasional, Jangan Santap 4 Makanan Ini Usai Olahraga

Reporter: Tempo.co
Editor: Silvy Riana Putri
Selasa, 10 September 2019 08:15 WIB
Hari Olahraga Nasional, Jangan Santap 4 Makanan Ini Usai Olahraga

CANTIKA.COM, Jakarta - Hari Olahraga Nasional atau Haornas diperingati setiap tanggal 9 September. Perayaan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat Indonesia untuk lebih giat berolahraga dan menjadikannya sebagai gaya hidup. Beragam jenis olahraga bisa dipilih sesuai usia dan kebutuhan tubuh masing-masing. Selain itu, perlu diperhatikan pula jenis asupan bergizi yang masuk ke dalam tubuh agar mendukung hasil pembakaran kalori dan pembentukan otot.

Salah satunya asupan usai berolahraga tidak bisa diremehkan begitu saja. Mengulik laman Men's Fitness diungkapkan para atlet sangat menghindari sejumlah makanan ini. Hal ini juga bisa kita terapkan mengingat beberapa makanan di bawah ini ternyata memiliki sejumlah kandungan yang berlebihan bahkan tidak mengandung gizi, bila disantap usai olahraga

1. Karbohidrat putih
“Pasta putih, beras, dan roti sebetulnya tidak masalah namun tidak ideal sebab gizi dan serat alaminya sudah hilang,” tutur Jim White, konsultan gizi sekaligus pelatih pribadi di Jim White Fitness & Nutrition Studios, Pantai Virginia, Amerika Serikat. Tepung putih sebagai bahan utama pasta dan roti tidak mengandung gizi dan vitamin esensial, seperti vitamin B, yang hilang pada saat diproses. Hal tersebut dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, sehingga menyebabkan berat badan naik dan lebih mudah lelah.

2. Sereal
Katakan tidak pada pemanis buatan, seperti sereal hingga marshmallow. Terlalu banyak gula bisa menyebabkan insulin meningkat. Hal itu menjadi penyebab utama lebih banyak lemak yang tersimpan daripada dibakar dalam proses metabolisme.

3. Kue beras
Bagi Anda pencinta ragam menu tteokbokki, hindari menu ini saat usai berolahraga. Sebab kue beras mengandung indeks glikemik mencapai 91. Indeks glikemik merupakan skala yang diberikan pada makanan berdasarkan seberapa cepat makanan tersebut meningkatkan kadar gula darah. Skala yang digunakan 0–100. “Daripada kue beras, lebih baik pilih muffin atau buah,” jelas White.

4. Sup kalengan
Meski terdengar praktis, nyatanya sup dalam kaleng tersebut mengandung banyak sodium. “Beberapa merek sup kalengan melewati begitu banyak proses, termasuk penambahan sodium yang cukup banyak,” ungkap White. Terlalu banyak sodium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

YAYUK WIDIYARTI