Social Bella Jadi Perusahaan Beauty-Tech dengan Ekosistem O2O Terlengkap di Indonesia

Reporter:
Editor: Bahasa Prodik
Rabu, 14 Agustus 2019 14:09 WIB
Social Bella Jadi Perusahaan Beauty-Tech dengan Ekosistem O2O Terlengkap di Indonesia

INFO CANTIKA — Didirikan pada 2015, Social Bella Indonesia (Social Bella) menunjukkan pertumbuhan yang pesat lewat lini bisnis e-commerce kecantikannya, Sociolla.com. Didukung dengan pasar Indonesia yang besar, pemahaman akan perilaku konsumen berkat platform ulasan kecantikan SOCO dan kapabilitas teknologi yang unggul, Social Bella telah berevolusi dari e-commerce dengan pertumbuhan tercepat menjadi ekosistem terlengkap yang akan mentransformasi lanskap industri kecantikan di Indonesia. 

Dalam perjalanannya, Social Bella telah tumbuh menjadi lebih dari bisnis e-commerce, melainkan perusahaan membangun ekosistem lengkap untuk melayani pertumbuhan industri kecantikan dengan tiga unit bisnis, yaitu Commerce (Sociolla), Media (SO.CO dan Beauty Journal), serta Brand Development. 

“Bisnis kami telah berkembang melampaui bisnis e-commerce yang selama ini dikenal yaitu Sociolla. Skala bisnis dan kemampuan yang didukung penuh oleh teknologi memungkinkan kami untuk menyediakan pengalaman di bidang kecantikan yang paling holistik kepada konsumen sekaligus menjadi inkubator untuk industri kecantikan dan perawatan diri, dengan memanfaatkan tiga lini bisnis utama kami,” ujar Co-Founder and The President of Social Bella, Christopher Madiam. 

SOCO merupakan platform ulasan konsumen online terbesar untuk produk kecantikan dan perawatan diri di Indonesia dengan lebih dari 1,2 juta ulasan produk. Platform ini memungkinkan pengguna berinteraksi satu sama lain dan merekomendasikan konten serta produk yang relevan kepada pengguna lain, memanfaatkan profil kecantikan yang dipersonalisasi. Beauty Journal berawal dari sebuah media online kecantikan dan gaya hidup yang sekarang menjadi agen pemasaran O2O dari hulu ke hilir yang telah ber-partner dengan perusahaan kecantikan terkemuka di Indonesia. Sedangkan Brand Development merupakan unit bisnis perusahaan yang menawarkan layanan distribusi end-to-end untuk merek kecantikan dan perawatan diri yang dipercaya oleh berbagai manufaktur internasional terkemuka. 

Sebagai pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia untuk industri kecantikan dan perawatan diri, kawasan Asia Pasifik akan menjadi kekuatan pendorong dalam menciptakan tren kecantikan. Region ini sekarang menguasai 32 persen dari pasar produk kecantikan dan perawatan diri secara global dan diprediksi memiliki pertumbuhan sebesar 6,7 persen selama lima tahun ke depan. Sementara itu, di Indonesia, Kementerian Perindustrian yakin bahwa industri kosmetik akan tumbuh sekitar sembilan persen tahun ini karena permintaan akan produk buatan dalam negeri terus meningkat di pasar domestik dan luar negeri. Menurut Euromonitor, pasar kecantikan dan perawatan diri di Indonesia diperkirakan bernilai US$ 6,03 miliar pada 2019 dan tumbuh menjadi US$ 8,46 miliar pada 2022. 

Dengan tingginya permintaan untuk merek kecantikan dan ketertarikan yang besar akan industri kecantikan dan perawatan diri di Indonesia, Social Bella berupaya menjadi perusahaan beauty-tech terkemuka di Indonesia. Hal ini bisa dicapai dengan menawarkan layanan yang menggabungkan teknologi canggih serta pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen yang didapat dari SOCO. Industri kecantikan di Indonesia sangat menarik, dan menjadi kunci bagi misi Social Bella untuk meningkatkan skala bisnis dari hanya e-commerce, menjadi ekosistem paling lengkap yang akan membantu mempercepat kemajuan industri kecantikan di Indonesia. 

Co-Founder dan CEO Social Bella, John Rasjid, mengatakan bahwa perusahaan berusaha meluncurkan inovasi yang berkelanjutan didukung oleh sumber daya manusia yang kreatif, terampil, serta berpengalaman untuk mengembangkan bisnis dan menangkap potensi pasar. “Sejak Social Bella pertama kali diluncurkan pada 2015, kami berhasil mengidentifikasi dan menjawab tantangan utama di pasar dengan mengintegrasikan teknologi canggih yang didukung oleh pemahaman tentang pasar dan konsumen. Hal tersebut juga merupakan alasan utama kami bisa mendapat kepercayaan dari para stakeholder, membuat kami menjadi satu-satunya perusahaan teknologi kecantikan terintegrasi dan distributor merek dari hulu ke hilir di Indonesia,” kata John. 

Social Bella siap untuk menjangkau lebih banyak konsumen, mempercepat perkembangan bisnis, serta menyediakan layanan kecantikan yang menyeluruh dengan meluncurkan Sociolla Store berkonsep omni channel unggulannya. Berlokasi di Lippo Mall Puri, Sociolla Store dengan ukuran 425 meter persegi ini dilengkapi dengan tampilan interaktif yang terhubung langsung ke Sociolla.com dan platform SOCO. Inovasi ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan produk yang tepat sambil menikmati pengalaman berbelanja yang tak terlupakan. 

“Kita tidak pernah berhenti berinovasi untuk melayani konsumen dengan lebih baik. Kami mulai sebagai sebuah e-commerce dengan Sociolla.com, tetapi kami menyadari bahwa dalam hal produk kecantikan, pengalaman berbelanja secara offline juga dibutuhkan. Konsumen pasti ingin menyentuh dan mencoba secara langsung produk tersebut. Peluncuran Sociolla Store merupakan pengembangan terbaru perusahaan yang bertujuan untuk menyediakan produk kecantikan berkualitas tinggi dan terjangkau bagi penggemar kecantikan Indonesia. Konsumen diajak berbelanja dengan cara yang lebih personal dan menyenangkan didukung oleh teknologi kami yang dirancang khusus untuk produk kecantikan dan perawatan diri,” kata Co-Founder dan CMO Social Bella, Chrisanti Indiana. 

“Social Bella terhubung dengan konsumen sekaligus para pemilik merek kecantikan melalui Sociolla Store dengan konsep omni channel-nya. Hal tersebut memperkuat visi Social Bella dalam memposisikan diri sebagai inkubator di industri kecantikan dan perawatan diri,” ucap Chrisanti, menambahkan. 

Ke depannya, Social Bella akan terus berinovasi dengan berfokus pada pengalaman dan pemahaman terhadap konsumen, guna meningkatkan skala bisnis sekaligus memberikan dampak positif bagi industri kecantikan Indonesia. "Strategi pertumbuhan kami tetap terfokus pada penciptaan inovasi dan produk yang menarik bagi konsumen di pasar yang ditargetkan, dan kami akan terus berupaya untuk menjadi perusahaan yang menyediakan layanan kecantikan secara holistik di Indonesia," kata John. (*)