Belahan antara Hidung dan Bibir, Apa Fungsinya?

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Yayuk Widiyarti

google-image
Ilustrasi hidung. shutterstock.com

Ilustrasi hidung. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Anda mungkin pernah bertanya-tanya apa fungsi belahan di antara hidung dan bibir. Belahan antara hidung dan bibir itu bernama filtrum. Bagian ini sebenarnya tidak memiliki fungsi khusus. Filtrum muncul saat bersamaan dengan pembentukan hidung dan bibir di dalam rahim.

Ada masa di mana janin tidak memiliki bentuk wajah. Dua bagian yang terbentuk terlebih dulu adalah hidung dan bibir, termasuk filtrum. Filtrum yang tidak terbentuk sempurna akan menyebabkan bibir seperti terbelah yang kita sebut sebagai sumbing. Tidak sempurnanya filtrum atau bibir sumbing ini disebabkan beberapa faktor.

Faktor pertama adalah genetik dari orang tua. Gen yang didapatkan dari orang tua bisa mempengaruhi terjadinya bibir sumbing pada bayi. Kondisi ini menyebabkan jaringan bibir dan langit-langit mulut yang seharusnya terbentuk pada trimester pertama tidak bisa terbentuk dengan baik.

Baca juga:

Tips Melembapkan Bibir yang Kering dan Pecah-pecah
Penyebab Warna Alami Bibir Menggelap dan Cara Mengatasinya

Faktor kedua adalah konsumsi obat-obatan dan alkohol pada wanita hamil. Paparan zat kimia bisa jadi penyebab pembentukan filtrum tidak sempurna. Ketiga, ada riwayat bibir sumbing dari keluarga. Keempat, obesitas pada ibu hamil. Kelima, penyakit diabetes pada ibu hamil.

Terakhir adalah kekurangan folat. Asam folat memiliki peran yang sangat penting untuk pembentukan jaringan pada bagian wajah dan sistem saraf dan otak.

Asam folat tidak bisa didapatkan dari dalam tubuh sehingga harus dikonsumsi dari makanan atau suplemen yang diberikan oleh dokter kandungan. Asupan folat bisa didapat dari bayam, kubis, brokoli, bit merah, jagung manis, selada, pisang, tomat, buah persik, ikan salmon, ikan sarden, dan daging tanpa lemak.

Tidak hanya manusia, hampir semua mamalia memiliki filtrum di bawah hidung. Tapi, pada primata, filtrum tidak memiliki fungsi, sama seperti manusia. Sedangkan pada mamalia seperti kucing atau anjing, filtrum berfungsi untuk memperkuat indera penciuman.

TEEN

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."