Yuk Belajar Mengenai Saham Melalui Komunitas Santai

Ilustrasi Indeks saham. REUTERS/Issei Kato

karir

Yuk Belajar Mengenai Saham Melalui Komunitas Santai

Senin, 29 April 2019 20:47 WIB
Reporter : Astari Pinasthika Sarosa Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Banyak orang yang merasa kalau saham adalah suatu hal yang sulit untuk dimengerti karena seringkali menggunakan terminologi-terminologi yang tidak awam. Padahal, saham menjadi salah satu pilihan investasi yang digemari banyak orang.

Karena itu, Nongki Saham menjadi komunitas untuk memberikan edukasi pada saham melalui bincang santai dan berbagai aktivitas lain.

“Komunitas ini mengajak masyarakat untuk ngobrol santai dan berbagi soal saham. Konsep kita itu nongkrong saham, komunitas ini gratis dan bisa ngobrol saja tentang saham. Kita membahas dan memberikan edukasi pada masyarakat Indonesia mengenai saham,” tutur Sabrina, Tax Review Officer Nongki Saham, di acara Perempuan Bercerita di ruang & tempo di Jakarta Selatan, Sabtu, 27 April 2019.

Artikel lain:Mark Zuckerberg Undang Komunitas Ibu Rumah Tangga IndonesiaInstitut Ibu Profesional Ubah Perspektif Tentang Ibu Rumah Tangga

Dengan cara ini, masyarakat Indonesia bisa membagi dan belajar mengenai saham dengan cara yang mudah. Masyarakat juga bisa belajar mengenai saham seperti apa yang bagus untuk menjadi investasi. Komunitas yang didirikan pada Agustus 2018 ini ingin semakin banyak masyarakat Indonesia mengetahui mengenai pentingnya belajar tentang saham.

“Saham itu apa sih? Kepemilikan atas sebuah perusahaan. Dalam membeli saham, berarti kita membeli bagian dari perusahaan tersebut,” jelas Santi Novianti, Business Marketing specialist.

Itulah informasi dasar yang memulai pembahasan mengenai saham. Dari ngobrol santai ini, peserta bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai saham tanpa rasa takut akan dihakimi. Dengan memiliki pemahaman yang baik mengenai saham, para pengurus Nongki Saham juga berharap masyarakat Indonesia bisa lebih pintar dalam memilih investasi yang paling sesuai dengan kebutuhannya.