Sering Dicap Tak Ramah, Inilah Sikap yang Diharapkan dari Dokter

Ilustrasi dokter. shutterstock.com

karir

Sering Dicap Tak Ramah, Inilah Sikap yang Diharapkan dari Dokter

Senin, 1 April 2019 12:27 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Sikap para dokter yang kurang bersahabat sering menjadi keluhan masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu dan berobat dengan fasilitas seperti BPJS. Padahal, hubungan yang baik antara dokter dan pasien adalah dasar dari perawatan medis yang baik.

Hubungan tersebut penting bila mengenal dokter dengan baik dan akan lebih penting lagi saat berada di rumah sakit. Di Amerika Serikat, misalnya, persaingan untuk mendapatkan pasien langganan baru membuat rumah-rumah sakit di sana berfokus untuk memberikan para pasien pengalaman yang lebih positif dan pihak rumah sakit berharap para dokter menjadi bagian dari fokus tersebut.

Sebenarnya, seperti apakah kriteria dokter yang baik itu dan seperti apa harapan masyarakat kebanyakan kepada paramedis ini? STAT memberikan delapan sikap yang diharapkan dari para dokter.

Baca juga:Tren Membuat Perawatan Kulit Sendiri, Dokter: Belum Tentu EfektifCara Penanganan Anak Demam yang Tepat Sebelum ke Dokter

1. PersiapanDokter sudah mempelajari rekor medis pasien dan sudah paham terhadap hasil terbaru tes laboratorium atau diagnosa lain.

2. KedatanganDokter memasuki ruang periksa dengan tersenyum, memperkenalkan diri, dan menjabat tangan pasien. Ia membangun koneksi personal dengan pasien lewat percakapan singkat.

3. Tangan bersihDokter mencuci tangannya sebelum memeriksa pasien.

4. Pemeriksaan fisikDokter menutup pintu atau tirai untuk memberi pasien privasi. Ia menghangatkan stetoskop sebelum menggunakannya di kulit pasien, bukan di atas pakaian. Ia menjelaskan tindakannya dan memastikan pasien telah diperlakukan dengan baik.

Ilustrasi dokter periksa kesehatan mulut anak. .drgreene.com

5. KomunikasiDokter akan berkomunikasi dengan pasien saat duduk atau memeriksa disertai kontak mata. Ia menanyakan bagaimana perasaan pasien, menjelaskan masalah kesehatan pasien dengan bahasa yang mudah dimengerti dan berusaha membuat pasien dan keluarganya mengerti. Ia akan memastikan apakah pasien setuju dengan tindakan yang diambil dan mempersilakannya bertanya.

6. KepergianSaat pasien akan meninggalkan ruang periksa atau dokter meninggalkan ruang perawatan, dokter mengucapkan selamat tinggal dengan bersahabat, dan buat pasien rawat inap dokter berusaha menyesuaikan cahaya lampu, suara televisi, dan posisi ranjang.

7. AntisipasiSetelah sembuh, dokter berusaha memastikan pasien meninggalkan rumah sakit dengan transportasi yang layak, merencanakan kunjungan kontrol berikut, dan selalu siap bila pasien membutuhkan bantuan ketika berada di rumah.

8. Kolaborasi Dokter memperlakukan semua staf di rumah sakit, seperti perawat, pekerja sosial, karyawan farmasi, pasien, dan mahasiswa magang, dengan baik dan rasa hormat. Singkatnya, dokter bisa bekerja sama dengan semua staf.