Luna Maya Terpuruk di Dunia Hiburan, Fashion Menyelamatkannya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Luna Maya. instagram.com

Luna Maya. instagram.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Luna Maya mengatakan kariernya di dunia hiburan pernah terpuruk setelah kasus video kontroversial mencuat pada 2010. Luna Maya menganggap itu adalah titik terendah dalam kehidupannya karena hampir semua teman menjauh, rekan kerja juga begitu kejam dalam memberikan kesempatan baginya.

Berangkat dari rasa sendiri, Luna Maya memulai bisnis yang dirintis dari nol. Salah satu usaha yang menyelamatkan kehidupannya adalah bisnis lini busana dengan label 'Luna Habit'. Wanita 35 tahun ini mendirikan label Luna Habit pada 2014. Busana ini khusus untuk wanita dengan gaya simpel dan modis.

Pada awalnya, Luna Maya mengira kalau berbisnis clothing line itu gampang. Tapi kenyataannya dia sempat stres dan frustasi karena banyak sekali kesulitan yang dihadapi. Kesulitan tersebut mendorong Luna Maya untuk bekerja lebih keras dan menunjukkan kesungguhannya dalam menjalankan bisnis tersebut.

Luna Maya. instagram.com

Sekarang nama Luna Habit sudah semakin besar. Luna Maya juga sangat serius dalam mengurus bisnisnya, tidak mengira kalau sebelumnya sempat putus asa. "Aku pikir gampang, ternyata perintilannya banyak banget, pusing. Sampai putus asa. Aku sempat enggak mau meneruskan meski sudah keluar duit banyak," ucap Luna Maya seperti dikutip dari Tabloidbintang.

Luna Maya menikmati profesinya sebagai pengusaha. Pada awal berbisnis busana, Luna Maya jarang muncul di acara hiburan. Luna Maya sempat menghabiskan waktunya untuk fokus membangun usaha ini secara online dan offline.

Baca juga:
Luna Maya dan 3 Selebriti yang Mesra dengan Mamanya, So Sweet...

"Manfaatkan waktu sebaik mungkin dengan orang-orang tersayang, dan menciptakan memori yang manis. Karena waktu itu enggak akan bisa dibeli dan enggak akan bisa diulang kembali," tutur Luna Maya.

ASTARI PINASTHIKA SAROSA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."