4 Cara Menambah Kosakata pada Anak

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi anak dan orang tua melakukan kegiatan seru. Freepik.com/Jcomp

Ilustrasi anak dan orang tua melakukan kegiatan seru. Freepik.com/Jcomp

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Membangun kosakata yang kuat pada anak-anak usia 0 hingga 8 tahun sangat penting untuk perkembangan kemampuan berbahasa dan dapat meningkatkan keterampilan membaca mereka secara signifikan. Meningkatkan kosakata anak Anda bukan hanya tentang mempelajari kata-kata baru; ini tentang menciptakan lingkungan kaya bahasa yang menumbuhkan rasa ingin tahu, percaya diri, dan kecintaan untuk belajar. Jadikan pengembangan kosakata sebagai bagian yang menyenangkan dan integral dari rutinitas harian anak Anda.

1. Mengobrol

Salah satu strategi dasarnya adalah melakukan obrolan yang menarik dengan anak Anda. Berbicara secara sering dan deskriptif kepada anak Anda akan menambah kata-kata baru pada kosakata mereka dan menumbuhkan lingkungan linguistik yang kaya.

Baca Juga:

Penelitian dari University of Minnesota menyoroti bahwa anak-anak yang ibunya sering berbicara dengan mereka belajar hampir 300 kata lebih banyak pada usia dua tahun dibandingkan anak-anak yang ibunya jarang berbicara dengan mereka.

2. Gunakan kata-kata yang nyata daripada pembicaraan bayi

Meskipun istilah seperti "yum-yum" untuk makanan mungkin terdengar lucu, menggunakan istilah yang tepat akan membantu anak-anak mempelajari kata-kata sebenarnya yang mereka perlukan.

Selain itu, memperkenalkan anak pada berbagai bahasa juga dapat bermanfaat. Studi dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa bilingualisme dini menawarkan manfaat kognitif yang signifikan.

3. Jangan takut menggunakan kata-kata kompleks

Baca Juga:

Memperkenalkan kata-kata besar ke dalam kosakata anak Anda tidak boleh mengintimidasi. Anak dapat mempelajari kata-kata kompleks jika kata-kata tersebut sering digunakan di lingkungannya.

Upaya yang diperlukan seorang anak untuk mempelajari kata-kata sederhana seperti "kucing" sama dengan kata-kata rumit seperti "Tyrannosaurus".

4. Beri label pada benda-benda di dalam rumah

Menurut Grace Riyas, pakar perkembangan seluruh otak, pelatih parenting, asosiasi visual membantu anak-anak mempelajari nama-nama objek dan meningkatkan kesadaran mereka terhadap cetakan, mempersiapkan mereka untuk sukses membaca.

"Lengkapi dengan sering membaca bersuara. Buku mengandung kata-kata 50 persen lebih banyak dibandingkan percakapan sehari-hari atau acara TV, menyediakan sumber kosakata yang kaya. Membaca lima buku sehari dapat membuat anak-anak mengenal sekitar 1,4 juta kata lebih banyak di taman kanak-kanak," ucapnya.

5. Jadikan kata-kata menyenangkan dan mudah diakses

Menggunakan kamus, mengeksplorasi non-fiksi, membuat dinding kata, dan menggunakan kartu kata adalah strategi praktis lainnya. Libatkan anak Anda dalam menyusun kalimat konyol dan memainkan permainan kata seperti Scrabble atau Zingo!

Doronglah cara bercerita untuk membantu anak Anda menggunakan kata-kata baru sesuai konteks, sehingga meningkatkan keterampilan bahasa dan kreativitas mereka.

Pilihan Editor: Untuk Orang Tua, Anak Ingin Mendengar 6 Hal Ini Lebih Sering dari Anda

TIMES OF INDIA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Berita terkait tidak ada


Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."