7 Tips Mengatasi Post Holiday Blues, Perasaan Tidak Semangat Setelah Liburan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rezki Alvionitasari

google-image
Ilustrasi wanita kelelahan. shutterstock.com

Ilustrasi wanita kelelahan. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Libur Lebaran telah usai, menghabiskan waktu bersama keluarga, bertemu dengan teman, mudik, serta berwisata, membuat kita melupakan pekerjaan sejenak. Setelah kembali ke rumah, Sahabat Cantika sudah siap menjalani rutinitas seperti biasa? Atau justru kurang bersemangat? Mungkin Anda terkena post holiday blues.

Dikutip dari Stylist.co.uk, hal ini masuk akal sebab saat kembali ke rumah, kita mungkin merasakan tekanan untuk segera kembali bekerja dan melakukan rutinitas sehari-hari. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan mental.

Menurut psikiater dari Inggris, Galyna Selezneva, ada beberapa faktor yang membuat perasaan kecewa, hampa, dan kesepian setelah melakukan perjalanan. “Liburan seringkali dipenuhi dengan kegembiraan, antisipasi, dan jeda dari rutinitas biasa. Jadi, ketika liburan akan segera berakhir, orang-orang mungkin akan merasa kehilangan saat kembali ke kehidupan normal sehari-hari,” ujarnya kepada Stylist.

Lagi pula, seperti sebuah acara besar atau ulang tahun, ketika suatu peristiwa yang kita hitung mundur akhirnya tiba dan selesai, rasanya antiklimaks. Bagi sebagian orang, rasa sedih saat liburan mungkin juga dikaitkan dengan gangguan afektif musiman, sejenis depresi yang terjadi selama musim tertentu.

Berapa lama kesedihan pascaliburan berlangsung?

Meskipun perasaan ini bervariasi bagi tiap orang dan dapat dipengaruhi oleh lamanya perjalanan Anda, Selezneva berbagi bahwa perasaan ini biasanya berlangsung selama beberapa hari saat Anda memproses pengalaman tersebut. Namun, dia setuju bahwa penting untuk membedakan antara perasaan sedih pascaliburan yang normal dan masalah kesehatan mental yang lebih signifikan, seperti depresi. Merasa datar karena perjalanan Anda berakhir biasanya akan teratasi dengan sendirinya, namun kondisi lain mungkin memerlukan perhatian profesional lebih dekat.

Cara mengatasi kesedihan pascaliburan

1. Lakukan rutinitas dengan perlahan

“Penting untuk bersabar terhadap diri sendiri dan berikan waktu bagi diri Anda untuk kembali ke rutinitas yang sehat,” kata Selezneva. Lakukan pekerjaan secara perlahan, jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan target seperti sediakala.

2. Tetap terhubung dengan keluarga

Meski waktu dengan keluarga agak terbatas, sebaiknya tetap melakukan ritual bersama mereka. Seperti makan bersama dan bermain di rumah, termasuk saat libur akhir pekan. Hal ini bisa memperpanjang suasana gembira juga memperkuat ikatan yang menjadikan musim liburan istimewa.

3. Menulis jurnal

Dikutip dari Forbes, cara lainnya yaitu dengan merenungkan hal positif dari momen liburan. Di saat-saat tenang setelah perayaan libur, luangkan waktu untuk merenungkan kenangan positifnya. Baik itu makan malam keluarga yang mengharukan atau pertukaran hadiah yang berharga. Menulis jurnal tentang hal-hal penting ini dapat mengalihkan fokus Anda ke arah pengalaman baik, membantu mengimbangi kesedihan pascaliburan.

4. Buat resolusi

Ciptakan resolusi yang bermakna. Saat merumuskan resolusi Lebaran, fokuslah pada hal-hal positif dan dapat dicapai. Dari pada menetapkan resolusi yang dapat menimbulkan stres, susunlah resolusi tersebut dengan cara yang mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan pribadi. Perjalanan menuju perbaikan diri harus menjadi sumber inspirasi, bukan beban tambahan.

Seperti resolusi mudik, dana mudik, dana liburan, dana THR, atau resolusi meningkatkan ibadah setelah Idul Fitri.

5. Tingkatkan hubungan sosial

Jika kesedihan saat liburan terasa sangat berat, mencari dukungan bisa menjadi penawar yang ampuh. Hubungan antarmanusia memiliki kemampuan luar biasa untuk membangkitkan semangat dan memberikan kenyamanan selama fase transisi. Bergabung ke acara komunitas yang biasa Anda ikuti ataupun mendaftar pada komunitas baru yang sesuai dengan minat Anda dapat jadi pilihan.

6. Merawat diri

Di tengah hiruk pikuk musim liburan, perawatan diri seringkali dikesampingkan. Namun, saat liburan usai, prioritaskan kegiatan yang meningkatkan kesejahteraan diri Anda. Baik itu mengolah kesadaran atau mindfullness, olahraga teratur, atau memastikan tidur yang cukup. Perawatan diri sangat penting untuk menjaga keseimbangan mental dan emosional. Luangkan waktu untuk aktivitas yang memberi Anda kegembiraan dan relaksasi.

7. Rencanakan liburan berikutnya

Pada tingkat yang lebih praktis, masukkan beberapa daftar atau agenda liburan berikutnya. Misalnya merencanakan liburan akhir pekan. Meski singkat, Anda bisa memilih pengalaman yang simple, misalnya wisata kuliner, wisata di dalam kota atau tempat tinggal Anda, serta relaksasi.

Itulah 7 tips menghadapi post holiday blues, ketika kita merasa kurang bersemangat setelah kembali dari liburan. Selamat mencoba, Sahabat Cantika!

Pilihan Editor: Tak Semangat Bekerja Usai Liburan, Ketahui Post Holiday Blues

STYLIST | FORBES

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."