5 Suplemen Kalsium Alami untuk Perempuan, dari Tahu hingga Biji Wijen

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi biji wijen. shutterstock.com

Ilustrasi biji wijen. shutterstock.com

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Asupan kalsium yang cukup membantu mencegah osteoporosis, suatu kondisi yang ditandai dengan melemahnya tulang, yang lebih banyak terjadi pada wanita, terutama setelah menopause. Kalsium mendukung pembentukan, kepadatan, dan kekuatan tulang, mengurangi risiko patah tulang dan komplikasi terkait osteoporosis. 

Selain itu, kalsium sangat penting untuk fungsi otot, transmisi saraf, dan pembekuan darah. Wanita membutuhkan kalsium yang cukup sepanjang hidupnya, dengan rekomendasi asupan harian yang bervariasi berdasarkan usia dan status hormonal. Memasukkan makanan atau suplemen kaya kalsium ke dalam pola makan sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang yang optimal dan kesehatan secara keseluruhan.

Memastikan asupan kalsium yang cukup sangat penting bagi kesehatan wanita, terutama untuk kekuatan tulang dan kesejahteraan secara keseluruhan. Meskipun suplemen kalsium tersedia secara luas, banyak sumber alami juga menyediakan mineral penting ini. 

Berikut lima suplemen alami kaya kalsium untuk perempuan:

1. Tahu

Tahu yang terbuat dari kacang kedelai merupakan makanan serbaguna dan padat nutrisi yang dapat meningkatkan asupan kalsium. Ini adalah sumber kalsium nabati yang sangat baik, terutama bagi wanita yang mengikuti pola makan vegetarian atau vegan. Tahu bisa dimasukkan ke dalam berbagai masakan, seperti tumisan, sup, salad, dan smoothie. Ia juga menyerap rasa dengan baik, sehingga cocok untuk berbagai macam olahan kuliner. Selain itu, tahu mengandung fitoestrogen, yang mungkin memberikan manfaat kesehatan tambahan bagi wanita, terutama selama menopause.

2. Produk Susu

Produk susu seperti susu, keju, dan yogurt merupakan salah satu sumber kalsium terkaya. Mereka menyediakan bentuk kalsium yang mudah diserap bersama dengan nutrisi penting lainnya seperti protein, vitamin D, dan fosfor, yang diperlukan untuk kesehatan tulang. Pilihlah varietas rendah lemak atau tanpa lemak untuk meminimalkan asupan lemak jenuh. Namun, beberapa wanita mungkin tidak toleran terhadap laktosa atau memiliki alergi susu, jadi sumber alternatif sangat penting.

3. Sayuran Berdaun Hijau

Sayuran berdaun gelap seperti kangkung, sawi, bayam, dan lobak Swiss merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Sayuran ini tidak hanya kaya kalsium tetapi juga mengandung nutrisi lain seperti vitamin K, magnesium, dan serat yang berkontribusi terhadap kesehatan tulang. Meskipun bayam mengandung kalsium tingkat tinggi, bayam juga mengandung oksalat, yang dapat menghambat penyerapan kalsium. Memasak atau memadukan sayuran berdaun hijau dengan makanan kaya vitamin C dapat meningkatkan penyerapan kalsium.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."