Cerita Iva Warganegara Terpikat Jeep Wrangler Rubicon, Bermula dari Melihat di Pameran

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Iva Warganegara, pengusaha kapal wisata sekaligus penggemar jeep. Foto: CANTIKA/Fuad Ilmi

Iva Warganegara, pengusaha kapal wisata sekaligus penggemar jeep. Foto: CANTIKA/Fuad Ilmi

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Dengan sigap, pengusaha Iva Warganegara memindahkan beberapa mobil di garasi kediamannya usai berdiskusi spot wawancara eksklusif dengan Cantika. Dari kaca depan mobilnya, Iva tampak mahir mengendarai mobil berukuran besar seperti jeep. Berjiwa aktif dan terbuka dengan hal-hal baru, imej itulah yang Cantika rasakan saat berjumpa kali pertama dengan Iva sebagai penggemar jeep.

Awal mula dia 'jatuh cinta' dengan jeep saat mengunjungi suatu pameran mobil. Di antara mobil-mobil yang disusun rapi, Iva terpikat dengan struktur bodi mobil Jeep Rubicon yang kekar dan gagah. Dia langsung klik ingin memilikinya.

Baca Juga:

"Aku suka (mengendarai mobil jeep) sejak tahun 2015, sudah sekitar sembilan tahun lalu. Waktu itu, aku melihat-lihat di pameran mobil. Di antara begitu banyaknya mobil, yang aku toleh (terpikat) jeep. Mobil ini tampak gagah, itu yang ada di pikiran aku saat itu," kata Iva di Jakarta, Jumat, 22 Maret 2024.

"Dan 2017, dua tahun kemudian, alhamdulillah saya membeli jeep (wrangler JK) rubicon (4 door) yang warnanya aku suka, yaitu merah," ucap anggota klub JKOne Owners Club itu bersemangat.

Iva mengaku cukup berjuang untuk mendapatkan jeep warna merah favoritnya, perlu menunggu beberapa waktu. 

Baca Juga:

Iva Warganegara, pengusaha yang gemar mengendarai jeep. Foto: CANTIKA/Fuad Ilmi

Tips Aman Mengendarai Jeep

Tak hanya saat touring ke pelosok Nusantara, Iva mengatakan Jeep Rubicon kesayangan ini juga dipakai dalam aktivitas sehari-hari. Agar aman berkendara, Iva mengatakan untuk selalu mengecek setiap indikator di fitur mobil.

"Cek rem, BBM (bahan bakar minyak), air wiper. Pastikan semua indikator di mobil tidak ada yang menyala. Kalau ada yang menyala berarti ada yang perlu diperhatikan. Ban juga harus diperhatikan sesuai standar," ucap pengusaha kapal wisata Phinisi di Labuan Bajo itu.

Dia juga menekankan pentingnya membawa ban cadangan di mobil. "Ban serep harus ada. Kita tidak pernah tahu kita ke mana, apalagi saat touring. Misal kita merasa (mobil) oke, tapi ada kemungkinan ban robek di tengah alam. Itulah pentingnya selalu bawa ban cadangan," katanya.

Selain memastikan indikator dan kesediaan ban cadangan, Iva juga menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi saat berkendara. Mengingat bodi mobil yang tinggi dan besar, ada kemungkinan posisi rambu-rambu yang cukup rendah tak terlihat oleh pengendara. 

"Lebih aware (waspada) melihat kiri, kanan, depan, belakang, saat ngegas," ucapnya.

Saat ditanya apakah perlu persiapan khusus soal busana dan alas kaki saat mengendarai jeep, Iva mengungkapkan tidak ada. Menurut pengalaman dia, baik dalam balutan kebaya dan kain, memakai sandal, sneakers, ataupun boots, dia bisa mengendarai jeep. Kuncinya dalam posisi nyaman dan aman saat menjadi pengendara. 

"Semakin goncang, semakin nanjak, seru. Kita mau pakai kebaya dan kain, rok, celana, sneakers, boots, atau sandal jepit, it's oke. Be yourself, mobil ini asyik banget dikendarai," kata Iva Warganegara.

Pilihan Editor: Sejarah Bulgari, Merek Perhiasan Mewah yang Dirintis oleh Perajin Perak

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Berita terkait tidak ada


Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."