Mengenang 29 Tahun Kepergian Nike Ardilla, Perangko Wajahnya Pernah Terbit di Rusia

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rezki Alvionitasari

google-image
Gaya rambut khas Nike Ardilla. Instagram/@billboard_ina

Gaya rambut khas Nike Ardilla. Instagram/@billboard_ina

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Pada 19 Maret 1995, dunia musik Indonesia kehilangan salah satu ikonnya, penyanyi Nike Ardilla. Detik-detik kematiannya, 29 tahun yang lalu, masih menjadi kenangan menyedihkan bagi para penggemarnya.

Nike Ardilla meraih ketenaran melalui karirnya sebagai penyanyi rock pada tahun 1990-an, mengalami nasib tragis saat sedang berada di puncak kesuksesannya. Saat itu, dia dan manajernya, Sofiatyn, menjadi korban kecelakaan mobil yang mengubah segalanya. Kecelakaan itu terjadi setelah mereka meninggalkan diskotik Polo di Bandung untuk perencanaan sebuah acara keesokan harinya.

Nike sendiri mengalami luka serius di kepala dan dadanya. Sayangnya, hal ini mengakibatkan nyawanya tidak dapat diselamatkan kala itu. Peristiwa kecelakaan tragis tersebut tidak hanya merenggut kehidupan seorang bintang yang sedang bersinar terang, tetapi juga meninggalkan duka yang mendalam bagi penggemar dan dunia musik Indonesia secara keseluruhan. Nike Ardilla dimakamkan di Ciamis, Jawa Barat.

Di media sosial masih sering ditemukan akun-akun fanbase Nike Ardila, terdapat postingan yang mengenang kematiannya. Berbagai unggahan tersebut disukai oleh ratusan ribu pengguna Instagram. Tak sampai disitu, laman komentarnya juga dipenuhi dengan penggemar Nike yang merindukan sosoknya.

Nike Ardilla meninggal pada usia yang masih sangat muda, yakni 19 tahun dan meninggalkan banyak karya yang begitu melegenda hingga saat ini. Museum di Bandung yang didirikan untuk mengenang mendiang Nike Ardilla juga masih dikunjungi penggemar setianya.

Meskipun Nike Ardilla telah tiada, kontribusinya dalam dunia musik tetap dikenang hingga hari ini. Lady rocker dan musik ikon Indonesia ini meninggal dengan pencapaian 131 lagu dengan 13 album musik, serta 21 film dan sinetron. Hal yang belum pernah bisa dilakukan artis lain dalam usia 19 tahun.

Kenangan Nike Ardila

  1. Pada 1992, pada usia di bawah 17 tahun, Nike Ardilla mendirikan sebuah Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk anak-anak tunagrahita. SLB yang didirikannya ini tidak memungut SPP dari siswa-siswanya. Kegemerlapan kehidupan artis di kota besar, yang sering mematikan kepedulian orang kepada orang lain ternyata tak mempengaruhi seorang remaja bernama, Nike Ardilla. Diketahui bahkan hingga saat ini SLB milik Nike yang terletak di Bandung masih tetap aktif.
  2. Perangko yang menggambarkan Nike Ardilla diterbitkan di Rusia pada 1996, kurang lebih setahun usai kematiannya. Dikutip dari nikeardillaofficial, Nike Ardilla satu-satunya artis dari Asia yang dijadikan perangko pada Pameran Filateli Remaja Sedunia pada tahun 1996.Asia yang dijadikan perangko pada Pameran Filateli Remaja Sedunia pada 1996.
  3. PT Pos Indonesia juga merilis kartu pos dan sampul hari peringatan (SHP) pada tahun yang sama. Sementara itu, edisi kartu telepon yang menghormati Nike Ardilla juga diterbitkan oleh PT Telkom pada tahun 2000. Serta pada 2012, namanya juga diabadikan sebagai nama jalan atau kaveling di sebuah perumahan di Jakarta.
  4. Sebuah album direkam dengan nama Nike Astrina. Yang menarik, album ini ternyata merupakan album pertama Nike Ardila yang terdiri dari sebelas lagu yang dirilis belakangan, tepatnya 18 tahun setelah kematian Nike Ardila. Ini merupakan kejadian yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, dimana seorang penyanyi masih memiliki album baru setelah 18 tahun meninggal.

Pilihan Editor: 4 Atasan Nike Ardilla yang Eksis di Kaum Milenial, Ada Crop Top

SHARISYA KUSUMA RAHMANDA I  ISTIQOMATUL HAYATI  I  CHITRA PARAMAESTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."