6 Cara Berdiskusi Soal Keuangan dengan Suami, Kuncinya Terbuka

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi pasangan merencanakan keuangan. Freepik.com/tirachardz

Ilustrasi pasangan merencanakan keuangan. Freepik.com/tirachardz

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Mengatur keuangan bersama salah satu aspek terpenting dalam sebuah pernikahan. Sangat penting untuk memiliki komunikasi yang terbuka dan jujur tentang keuangan dan cara Anda maupun suami mengelola uang untuk menghindari kesalahpahaman dan konflik. Berikut ini sejumlah cara berdiskusi soal keuangan dengan suami yang bisa dicoba.

1. Terbuka Soal Keuangan

Mengadakan pembicaraan keuangan dengan suami sebaiknya diprioritaskan untuk menghindari pertengkaran dan konflik soal uang di kemudian hari. Diskusikan masalah uang, kebiasaan belanja, kebutuhan, dan keinginan Anda berdua tanpa menghakimi atau mengkritik.

Pasangan sebaiknya meninjau situasi keuangan mereka secara berkala untuk menghindari kemunduran keuangan.

2. Diskusikan Pola Pengeluaran

Suami harus terlibat dalam diskusi konstruktif dan berbicara lebih banyak tentang kebiasaan belanja masing-masing. Hal ini memungkinkan suami untuk mengidentifikasi tujuan keuangan mereka dan membantu mereka mengalokasikan dana untuk pengeluaran penting lainnya.

Jika salah satu pasangan boros dan sedikit kurang hati-hati dalam berbelanja, maka Anda berdua sebaiknya berdiskusi dan menyelesaikan masalahnya agar tidak mengalami kerugian finansial.

3. Jujur tentang Situasi Keuangan Anda

Komunikasi yang terbuka dan transparan dalam hubungan penting untuk membangun rasa saling percaya. Dalam hal ini, jujur mengenai situasi keuangan dengan pasangan tetap penting. Diskusikan pinjaman, utang, dan tagihan tertunda secara terbuka dengan suami dan hindari menyembunyikan pengeluaran tersebut dari pasangan Anda.

4. Fokus pada Pembuatan Anggaran

Pasangan harus membuat anggaran tahunan atau bulanan untuk mengawasi pengeluaran mereka. Membuat anggaran bersama pasangan dapat membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih baik.

5. Akui Jika Ada Perbedaan Soal Literasi Keuangan

Jangan salahkan pasangan Anda atas kebiasaan belanjanya atau menilai literasi keuangannya. Faktor-faktor seperti pendidikan, pengalaman masa lalu, dan nilai-nilai pribadi membentuk gaya hidup dan pilihan seseorang. Pasangan harus mengakui perbedaan pendapat mereka, jika ada, dan mencoba menemukan titik temu.

6. Bicarakan Tujuan Keuangan Jangka Panjang 

Mengetahui ekspektasi dan keinginan satu sama lain menjadi sangat penting untuk memiliki pernikahan yang stabil. Membahas asuransi, investasi bersama, pinjaman, dan semua aspek keuangan lainnya termasuk elemen yang memperkuat pernikahan.

Pilihan Editor: Untuk Orang Tua Baru, Berikut Tips Mengatur Keuangan

TIMES OF INDIA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."