6 Cara menjadi Reseller, Riset Pasar hingga Tetapkan Harga Bersaing

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Berikut ini informasi mengenai cara menjadi reseller. Foto: Canva

Berikut ini informasi mengenai cara menjadi reseller. Foto: Canva

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaReseller adalah salah satu jenis pekerjaan yang cocok dipilih untuk pemula seperti pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga. Menurut Kamus Cambridge, reseller adalah seseorang yang menjual kembali produk atau barang yang telah mereka beli dari suatu perusahaan atau supplier. Seorang reseller bisa membuat mereknya sendiri dan mempromosikan produknya secara efisien.

Reseller akan membeli atau menyetok produk dari supplier, kemudian menjualnya kembali untuk memperoleh keuntungan yang lebih banyak. 

Cara Menjadi Reseller

Apabila Anda tertarik menjadi seorang reseller, berikut ini beberapa cara menjadi seorang reseller yang sukses.

1. Tentukan Produk

Langkah pertama untuk menjadi reseller adalah dengan menentukan produk yang ingin dijual. Dalam memilih produk, reseller juga harus berhati-hati agar bisnis dapat berjalan dengan lancar.

Reseller harus memperhatikan apakah produk yang akan dijual nanti menguntungkan atau tidak. Sebaiknya pilih produk yang sedang hits atau produk kebutuhan sehari-hari yang pasti dicari orang banyak.

2. Riset Pasar

Untuk menjadi reseller, Anda perlu melakukan riset pasar agar bisnis bisa berjalan lancar di masa depan. Selain itu, Anda juga perlu mengetahui sebesar apa peluang untuk menjual barang tersebut.

Sebagai contoh, Anda adalah seorang ibu rumah tangga. Anda melakukan riset pasar dan menemukan fakta jika di sekitar rumah Anda banyak tetangga yang suka membeli baju anak. Maka, Anda bisa mencoba menjual baju anak.

3. Tentukan Supplier

Menentukan supplier dalam memulai bisnis reseller sangatlah penting, karena Anda perlu memilih supplier terpercaya dengan kualitas produk yang bagus. Hal ini dilakukan untuk menghindari penipuan.

Anda bisa bertanya pada teman atau kerabat terkait supplier yang terpercaya, atau bisa juga dengan melihat review dari pembeli.

4. Promosi di Media Sosial

Agar bisnis reseller sukses, promosi juga diperlukan. Hal ini untuk menarik konsumen yang ingin membeli produk Anda. Selain itu, promosi bisa dilakukan di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, Whatsapp, Twitter, hingga Tiktok.

5. Harga Bersaing

Agar produk semakin laku dijual, hal yang harus diperhatikan adalah menentukan harga. Usahakan harga produk Anda bisa bersaing dengan kompetitor, yakni tidak terlalu murah atau terlalu mahal. 

Hal ini agar banyak pelanggan atau konsumen yang lebih memilih produk Anda dibanding dengan kompetitor. Anda juga mengadakan program diskon untuk menarik pembeli di awal.

6. Berikan Layanan yang Baik

Memberikan pelayanan terbaik dan memberikan respon yang cepat akan membuat pembeli nyaman dan puas, sehingga bisa menjadi pelanggan tetap.

Keuntungan Menjadi Reseller

Dikulik dari segi keuntungan, menjadi reseller tidak memerlukan modal yang tidak terlalu besar, minim risiko, dan produk sudah tersedia tanpa perlu memikirkan produksinya. Untuk lebih lengkapnya, berikut beberapa keuntungan menjadi reseller yang perlu diketahui.

1. Modal Kecil

Keuntungan utama menjadi reseller adalah modal yang kecil, sehingga hal ini cocok bagi pebisnis pemula yang belum memiliki penghasilan tetap, seperti pelajar, mahasiswa, dan ibu rumah tangga.

2. Fleksibel

Reseller termasuk pekerjaan yang cukup fleksibel di mana Anda bisa menentukan sendiri berapa keuntungan yang ingin diambil dan bisa dijalankan di mana saja, tanpa perlu memiliki ruko. Bahkan, Anda bisa berjualan di e-commerce.

3. Minim Risiko

Keuntungan lain menjadi reseller adalah risikonya yang cukup minim lantaran reseller tidak memproduksi barang dari awal dan menerima barang dalam kondisi sudah jadi dan bagus. Jadi, risiko barang yang dibuat rusak atau mengalami kendala bisa dihilangkan.

4. Mendapat Produk dengan Harga Murah

Keuntungan menjadi reseller juga bisa mendapatkan produk dengan harga murah daripada harga aslinya. Jadi, Anda bisa menentukan sendiri berapa keuntungan yang ingin diperoleh. 

Pilihan Editor: Penyebab Suka Menunda Pekerjaan, Bukan Selalu Karena Malas

KHOLIS KURNIA WATI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."