Ciri Sampo Sudah Kedaluwarsa dan Risiko jika Memakainya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Ilustrasi keramas. womenfitness.net

Ilustrasi keramas. womenfitness.net

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Semua produk perawatan ada batas waktu pemakaian atau kedaluwarsa termasuk sampo. Kebanyakan sampo akan bertahan selama 18 bulan setelah dibuka dan akan ditandai dengan PAO (periode setelah dibuka) pada labelnya, menurut Vince Spinnato, ahli kimia kosmetik dan pendiri TurnKey Beauty Inc, Amerika Serikat. Yuk, kita intip ulasan selengkapnya soal ciri sampo sudah kedaluwarsa dan risikonya bila memakainya.

Masa Pemakaian Sampo

Menurut Spinnato, masa pemakaian sampo bisa ditentukan sejak dibeli ataupun saat dibuka.

"Jika botolnya belum pernah dibuka, itu akan kedaluwarsa tiga tahun sejak tanggal pembelian." Bahkan sampo terbaik pun akan menurun kualitasnya seiring waktu," ujar Spinnato dikutip dari laman Real Simple, Rabu, 28 Juni 2023.

Spinnat juga mengatakan beberapa produk sampo akan mencantumkan nomor PAO (periode setelah pembukaan) di bagian belakang, berlabel 12M, 18M, atau 24M di mana M berarti (month) berbulan-bulan. Ini mengacu pada umur simpan setelah dibuka.

"Jika itu benar-benar fasilitas [praktik manufaktur yang baik] yang sesuai dengan pedoman produksi, ini adalah sesuatu yang mereka uji untuk memastikan kemanjurannya setelah jangka waktu tertentu melalui proses pengujian umur simpan yang dipercepat," kata ahli kimia kosmetik David Petrillo.

"Bila tidak memiliki PAO, hubungi perusahaan dan lihat apakah Anda dapat mereferensikan nomor batch ke produk tersebut."

Ciri Sampo Sudah Kedaluwarsa

Sejujurnya, sebagian besar dari kita mungkin tidak ingat kapan kita membuka sampo. Untuk mengetahui apakah  sampo sudah kedaluwarsa, cari beberapa petunjuk visual.

"Warna, tekstur, dan aroma sampo akan berubah hingga tidak terlihat atau tercium dengan benar," kata Spinnato.

Sebagai aturan praktis, sampo sudah kedaluwarsa jika baunya aneh, terlihat menggumpal, berubah warna, atau tidak berbusa seperti dulu.

Risiko Memakai Sampo Sudah Kedaluwarsa

Jika Anda tergoda untuk menggunakannya, dengarkan kami. Sampo sudah kedaluwarsa tidak efektif, yang dapat menyebabkan rambut Anda terlihat kusam dan kotor. Dan lebih buruk lagi? Karena pengawet mungkin telah kehilangan potensinya, produk tersebut tidak lagi stabil.

Perubahan kimia sampo dapat menyebabkan gatal atau iritasi pada kulit kepala Anda. Setelah itu, jamur dan bakteri mulai tumbuh sehingga berpotensi memicu munculnya bakteri atau penyakit jamur di kulit kepala.

"Ada banyak hal yang bisa terjadi saat produk kedaluwarsa," kata Petrillo. "Sering kali komponen kimia dapat terpisah, membuat produk terlihat menggumpal dan tidak alami. Ini berpotensi berbahaya karena bahannya tidak dimaksudkan untuk diterapkan dengan cara ini atau menembus kulit yang terpisah," sambungnya.

Meskipun sampo tidak bertahan di permukaan sepanjang rambut, kandungannya masih menembus lapisan kulit luar di kulit kepala.

Intinya, jika Anda pernah mengalami masalah rambut seperti ketombe, kulit kepala gatal, rambut terlalu berminyak, atau rambut rontok, pertimbangkan usia sampo terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan ekstrem. Apakah sampo sudah kedaluwarsa? Tolong buang saja.

Pilihan Editor: Alasan Pentingnya Kandungan Asam Salisilat di dalam Sampo

REAL SIMPLE

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."