Muffest 2023 Resmi Digelar, Ini Harapan Ali Charisma Ketua Nasional IFC

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Silvy Riana Putri

google-image
Suasana pembukaan Muslim Fashion Festival atau MUFFEST 2023 di The Westin, Jakarta Selatan, pada Selasa, 7 Maret 2023. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

Suasana pembukaan Muslim Fashion Festival atau MUFFEST 2023 di The Westin, Jakarta Selatan, pada Selasa, 7 Maret 2023. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Muslim Fashion Festival atau Muffest 2023 resmi digelar di The Westin, Jakarta Selatan, pada 7-10 Maret 2023. Di momen pembukaan Muffest 2023, Ali Charisma selaku Ketua Nasional Indonesian Fashion Chamber (IFC), asosiasi yang menaungi gelaran Muffest membagikan sejumlah harapannya.

Di tahun kedelapan Muffest ini, Ali mengatakan bahwa pelaku mode Indonesia termasuk modest fashion perlu memperhatikan soal isu mode berkelanjutan atau sustainability fashion.

"Ada isu yang sangat kuat, sustainability yang perlu kita ikuti. Kalau tidak, teman-teman nanti akan memproduksi produk-produk fast fashion yang 15 atau 20 tahun lalu menjadi masalah besar di Amerika atau Eropa, dan tentunya kita tidak mau mengulangi hal yang sama," ucapnya di The Westin, Jakarta, pada Selasa pagi, 7 Maret 2023.

Menurut pria yang merintis karier di industri fashion pada 1998 itu, kehadiran Muffest dapat membantu mendampingi para desainer, kualitas produk lebih baik, proses pembuatan ethical, dan cocok dengan konsep syariah.

"Kita harus perhatikan kualitas ke depan supaya konsep syariah atau ethical terwujud melalui modest fashion ini," ucapnya.

Para desainer di pembukaan Muffest 2023 di The Westin, Jakarta Selatan, pada Selasa, 7 Maret 2023. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

Harapan kedua yang disampaikan Ali adalah para pelaku modest fashion semakin menguatkan identitas Indonesianya, lewat kreasi penggunaan wastra atau gaya busana khas Indonesia, semisal sarung.

"Kita ingin bersaing dengan orang barat yang memang sudah bergerak lebih dulu di industri fashion. Jadi, kita harus mempunyai identitas ke-asia-an. Jadi, kita tidak bersaing dengan gaya Eropa ke orang Eropa, tapi kita harus mempunyai gaya tersendiri, seperti sekarang contohnya saya pakai sarung," ucapnya.

"ke-Asia-an kita dorong, jadi orang barat merasa kita punya karakter dan identitas yang jelas dari orang Asia. Diharapkan gaya Asia ini mendominasi dunia seperti halnya gaya barat masuk ke dalam negeri. Semoga Muffest ini benar-benar menjadi platform yang bermanfaat bagi industri fashion Indonesia, dan  tentunya ingin sekali memajukan ekonomi Indonesia," paparnya.

Ali juga mengatakan rencana meleburnya Muffest ke dalam Indonesia International Modest Fashion Festival atau IN2MOTIONFEST di tahun mendatang. "Mau platform apa saja, kami dari asosiasi siap kolaborasi demi memajukan fashion Indonesia. Membaur jadi satu event berskala global," tuturnya.

Ada Apa Saja di Muffest 2023?

Menurut Lisa Fitria selaku Project Director Muffest, salah satu yang menarik dari Muffest 2023 adalah kehadiran delapan desainer internasional. Mereka adalah Fadzil Hadin (Brunei Darussalam), Natacha Van (Kamboja), Bandid Lasavong (Laos), Dave Ocampo (Filipina), Hayden NG, Terry Yeo (Singapura), Pitnapat Yotinratanachai, dan Thananpachr Jantajaroenpon (Thailand). Mereka juga tergabung di ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS).

"(Dengan kehadiran desainer internasional) kita bisa mengenalkan bahwa di Indonesia ini sudah banyak produk busana siap pakai yang memakai wastra dan punya desain global, nantinya mereka bisa terinspirasi dan menjalin kerja sama dengan teman-teman UMKM," jelasnya dalam media briefing pada Selasa siang.

Di hari kedua Muffest 2023, lanjut Lisa, akan diadakan modest day. Apa itu? Hari di mana mengenalkan padu padan busana muslim sepatutnya. 

"Kita lebih memperkenalkan busana muslim ini tetap dengan kaidah syariah, tapi pendekatannya lebih moderat. Tetap tertutup. Misalnya hijabnya boleh pakai turban, tapi leher tetap tertutup," katanya.

Koleksi Rya Baraba di pembukaan Muffest 2023 di The Westin, Jakarta Selatan, pada Selasa, 7 Maret 2023. Foto: CANTIKA/Silvy Riana Putri

Bukan cuma itu, Muffest 2023 juga menyuguhkan rangkaian acara berupa peragaan busana karya 200 desainer, trade show 150 brand,  Modest Young Designer Competition (MYDC), The Next Face 2023 Model Search, talkshow, dan seminar fashion trend forecasting

Desainer Indonesia yang terlibat di Muffest 2023 adalah Sofie, Opie Ovie, Rya Baraba, Kursien Karzai, Wignyo Rahadi, Hannie Hananto, Tuty Adib, Restu Anggraini, Jenahara, Buttonscarves, Jenna&Kaia, Benang Jarum, Kami. hingga BT Batik Trusmi.

Muffest+ Road to IN2MOTIONFEST didukung pula oleh The Westin Jakarta sebagai Official Venue Partner, Wardah Beauty sebagai Official Make-up Artist & Hijab do Partner, kemudian disponsori oleh Asia Pacific Rayon (APR) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, BBPVP Semarang, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, YOU.C1000, dan ASEAN Fashion Designers Showcase (AFDS), Hijabersmom Community, dan Hijabers Community sebagai Community Partner. 

Pilihan Editor: 6 Fakta Muffest+ 2023, Perkuat Peran Sebagai Etalase Modest Fashion

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."