Cerita Putri Ayudya saat Syuting Tumbal Kanjeng Iblis, Rasanya Cukup Traumatis

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Putri Ayudya. Foto: Instagram/@_putriayudya

Putri Ayudya. Foto: Instagram/@_putriayudya

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Film "Tumbal Kanjeng Iblis" merupakan persembahan dari Visinema Pictures dan Legacy Pictures. Putri Ayudya mengatakan selama syuting mendapat pengalaman yang cukup membuat traumatis.

"Boleh dibilang, pengalaman horor saya selama syuting 'Tumbal Kanjeng Iblis' lumayan traumatis. Ada adegan yang bikin saya ke-triggered banget secara emosi, sampai memantapkan keyakinan buat menghindari daging merah," ujar Putri melalui siaran resminya dikutip pada Selasa, 29 November 2022. 

Setting film ini mengambil tempat di rumah klasik dengan berbagai perkakas lama. Menurut Putri, hal tersebut cukup membuatnya merasa takut.

Meski demikian, Putri yang berperan sebagai Rosa merasa nyaman dan tenang selama berada di lokasi syuting. Hal yang membuatnya cukup menguras emosi justru adegan yang harus dijalaninya.

"Pas take salah satu adegan, malam itu saya tiba-tiba kepikiran Ibu saya yang lagi sendirian di rumah, pasca meninggalnya Ayah saya beberapa waktu lalu," katanya.

"Adegannya kurang lebih menampilkan Rosa, sedang terkoneksi dengan seseorang, yang enggak ada di ruangan itu. Saat itu, emosi saya bocor. Untung adegannya sesuai, memang butuh emosi itu," lanjut Putri.

Setelah syuting adegan tersebut selesai, Putri malah tidak bisa berhenti menangis. Namun, dia mendapat dukungan dari lawan mainnya Miller Khan. "Saat itu, berasa banget kalau akting itu soal partnership," ujar Putri.

"Tumbal Kanjeng Iblis" dijadwalkan tayang pada 22 Desember 2022 di seluruh bioskop Indonesia. Film arahan Mizam Fadilah ini juga melibatkan Sheryl Sheinafia, Omar Daniel, dan Yunita Siregar.

Baca: Cerita Putri Ayudya Tak Pakai Stuntman di Film Pamali

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."