Ketika Didi Budiardjo Melintasi Waktu, Hadirkan Koleksi An Array of Dreams

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Didi Budiardjo menggelar Annual Show 2022 bertajuk An Array of Dreams yang mewujudkan arti kebebasan dan bermimpi, Rabu 20 Juli 2022/Foto: Didi Budiardjo

Didi Budiardjo menggelar Annual Show 2022 bertajuk An Array of Dreams yang mewujudkan arti kebebasan dan bermimpi, Rabu 20 Juli 2022/Foto: Didi Budiardjo

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Mengapa ada mimpi? Apakah siapa saja bisa berkreatifitas atas mimpi-mimpi yang sedang dialami? Pertanyaan-pertanyaan ini satu per satu bermunculan di dalam diri Didi Budiardjo, dalam masa-masa pasif karena pandemi, sejak ia melakukan presentasi fashion show di tahun 2019 lalu. 

Dunia dan segala kreatifitas seperti melambat dan bahkan berhenti akibat pandemi, namun sebaliknya, ternyata ada yang tetap bisa bebas berterbangan, ia adalah mimpi-mimpi, yang malah semakin bebas berkelana ke mana saja, ke universe mana saja. 

Kebebasan dan kemerdekaan bermimpi tersebut melahirkan ide penting sebagai landasan konsep berkarya bagi Didi Budiardjo: Bagaimana jika diciptakan satu koleksi rancangan untuk segala aktifitas travel di dalam mimpi? Ke tempat yang tidak terduga. Ke masa-masa Victorian, tetapi bergaya Chinoiserie. Ke sebuah pesta, tetapi berunsur piyama. Ke Shanghai namun terbawa gaya Queen Victoria. Koleksi ini terdiri dari 56 set rancangan dan ditampilkan dalam fashion show di Grand Ballroom Hotel Mulia Jakarta, 20 Juli 2022. 

Didi Budiardjo menggelar Annual Show 2022 bertajuk An Array of Dreams yang mewujudkan arti kebebasan dan bermimpi, Rabu 20 Juli 2022/Foto: Didi Budiardjo

Layaknya sebuah mimpi, tentu setiap pemimpi tidak bisa menentukan look dan jenis pakaian apa yang terpakai ketika ia tiba-tiba harus ‘travel’ di dalam mimpi. Mereka tinggal memakainya saja. Di sinilah peran Didi Budiardjo sebagai desainer, menciptakan berbagai rancangan menggunakan bahan-bahan vintage gemerlap yang memang sudah lama ia koleksi. 

Rancangan terdiri dari daywear, eveningwear, cocktail dress, dalam mood pakaian bergaya androgyny dan juga ultra-feminine, menggunakan warna dan motif yang bebas bagai sebuah mimpi tanpa batas. Semua rancangan diproyeksikan ke suasana romantis dan glamor, dari kemewahan yang paling minimal hingga yang paling grand. 

Didi Budiardjo menggelar Annual Show 2022 bertajuk An Array of Dreams yang mewujudkan arti kebebasan dan bermimpi, Rabu 20 Juli 2022/Foto: Didi Budiardjo

Didi Budiardjo tetap menciptakan satu benang merah untuk koleksi terbarunya ini, yaitu kemodernan dan kemudahan berpakaian layaknya era tahun 90an. “Saya memulai karier di era tahun 90an, dan kemudahan berpakaian di era tersebut tentu melekat dalam napas kreatifitas saya,” ujar Didi Budiardjo. 

Rancangan menggunakan bahan-bahan seperti velvet, jacquard, chinoiserie, guipure. Bahan-bahan tersebut ia tambahkan lagi dengan segala ornamentasi beading, fringe, dandiamante, sehingga motif pada bahan dasar yang digunakan menjadi bercerita lebih dramatis dan dreamy.

Baca: Konser 25 Tahun, Rossa Akan Pakai Busana Iris van Herpen dan Didi Budiardjo

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."