3 Tips Bisnis di Aplikasi Tik Tok, Jangan Mager Bikin Konten Anti-bosan

Ilustrasi belanja online. Shutterstock.com

karir

3 Tips Bisnis di Aplikasi Tik Tok, Jangan Mager Bikin Konten Anti-bosan

Rabu, 6 Juli 2022 07:00 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Ecka Pramita

CANTIKA.COM, Jakarta -  Beberapa tahun belakangan ini, para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) semakin banyak yang terlihat menggunakan platform digital untuk menumbuhkan bisnisnya, atau lebih dari dua kali lipat sejak awal pandemi, menurut data yang dilansir dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop 

Demi mendukung perkembangan UKM di Indonesia, TikTok Shop, platform e-commerce yang sepenuhnya terintegrasi di mana sellers bisa mengunggah konten, melakukan livestream, berjualan, hingga melakukan pengiriman melalui platform TikTok, mendukung pengembangan para UKM lokal ini dengan menyelenggarakan sejumlah pelatihan, termasuk TikTok Shop Seller Conference yang diadakan baru-baru ini. 

Sejumlah seller UKM dan kreator yang hadir di acara TikTok Shop Seller Conference bertemakan “Tumbuh Bersama TikTok Shop” ini membagikan tips untuk membantu sesama UKM agar bisa merintis usaha di TikTok Shop. 

Apa saja tips bisnis ala Seller Tik Tok ? Mari kita simak!

1. Konsistensi hadirkan konten livestream sales yang menghibur dan anti membosankan

Salah satu bagian dari TikTok Shop adalah livestream sale yang menyediakan interaksi real-time antara seller, kreator, dengan pengguna lainnya yang menjadi calon pelanggan. Sesi livestream sale ini kerap digunakan oleh seller untuk menunjukkan keunggulan produk mereka, sekaligus membantu pengguna dalam memilih produk yang sesuai.

Hal ini menjadi fokus utama dari seller Ayjona Store yang fokus berjualan kaftan dengan berbagai model terkini, melalui sesi livestream sale di TikTok Shop. Seller UKM asal Jakarta ini sangat mementingkan tampilan visual yang apik dan juga interaksi seru antara pengguna dengan host, apalagi sesilivestream Ayjona Store bisa berlangsung 24 jam dengan empat kali pergantian host dalam satu hari. 

"Tantangan kami adalah bagaimana pengguna bisa tertarik dengan koleksi kaftan kami dan mau berinteraksi dengan host atau penjual, kapan pun dan di mana pun mereka berada. Bersama para host livestream, kami juga terus belajar untuk mengemas sesi dengan seru, sekaligus informatif, pengguna akan merasa lebih nyaman berbelanja di TikTok Shop kami," ujar Dina Apria Geni, pemilik dari Ayjona Store, melalui siaran pers, Selasa 5 Juli 2022. Trik jitu ini berhasil membawa seller ini mencatat peningkatan GMV hingga 10 kali lipat pada saat Ramadan tahun ini di TikTok Shop. 

2. Maksimalkan berbagai solusi dan fitur di platform TikTok

Sebagai perusahaan berbasis teknologi, TikTok senantiasa memperbarui platformnya dengan berbagai fitur dan solusi yang dapat mendukung kreativitas dan kemajuan penggunanya, termasuk juga para UKM lokal. Mulai dari effect dan musik untuk video singkat, hingga solusi iklan dan pemasaran di TikTok. Penggabungan berbagai solusi dan fitur ini bisa diterapkan untuk memaksimalkan manfaat yang dirasakan di TikTok Shop seller, seperti yang dilakukan oleh GBMJ Butik. 

"Mengeksplorasi kreativitas menjadi bagian penting dari strategi kami di platform TikTok. Kami ingin pengguna bisa tertarik dan berinteraksi dengan berbagai konten promosi kami di mana mereka bisa menemukan keranjang produk kami, mulai dari video singkat ataupun sesi livestream yang seru. Untungnya, ada banyak lagu trending yang bisa kami gunakan di konten video singkat kami di TikTok, digabungkan dengan solusi Ads, sehingga bisa mendatangkan pengguna ke sesi livestream sales kami dan berbelanja di akun TikTok Shop kami," kata Bella Juniartha, pemilik dari GBMJ Butik. Terbukti, dengan cara ini, GBMJ Butik menorehkan peningkatan GMV hingga miliaran rupiah dalam sebulan terakhir di TikTok Shop. 

Ilustrasi aplikasi TikTok (ANTARA/Arindra Meodia)

3. Berkolaborasi dengan kreator untuk hasilkan konten dan livestream yang lebih seru

Menghadirkan sosok kreator yang dikagumi dan relavan dengan target audiens dapat membantu brand menghasilkan konten video singkat dan livestream dengan tingkat partisipasi tinggi dari audiens. Strategi ini dilakukan oleh Shop At Blow, seller UKM dengan produk sepatu dan sandal yang trendy. Sebagai salah satu pembicara di TikTok Shop Seller Conference, Shop At Blow menceritakan bagaimana kehadirkan kreator atau selebriti bisa membantu mereka menarik lebih banyak interaksi dengan pengguna, termasuk di dalam konten promosi menjelang sesi livestream sales.

"Dari para kreator dan selebriti yang berkolaborasi, kami jadi ikut belajar bagaimana mengemas konten promosi kami dengan lebih menarik. Tentunya ini akan membantu kami untuk tetap menghibur pelanggan saat mereka berbelanja di TikTok Shop kami," ujar Vincent Octavianus, pemilik dari Shop At Blow. Berkat cara ini, seller UKM ini sudah mencatatkan keuntungan hingga 400 persen sejak pertama bergabung di TikTok Shop di Februari 2022.

Kolaborasi dinamis antara kreator dan seller juga dikupas tuntas oleh Natasha Surya, kreator konten TikTok yang terkenal sebagai reviewer produk home and living, dan juga menjadi salah satu kreator yang kerap didapuk para seller dan brand untuk mempromosikan produk mereka di sesi livestream.

"Perjalanan saya sebagai kreator di TikTok sangat dipengaruhi oleh interaksi dengan sesama pengguna, yang akhirnya mendorong kolaborasi saya bersama berbagai seller untuk mendukung bisnis mereka di TikTok Shop. Keterikatan antara seller, kreator, dan pengguna inilah yang menjadi keunikan dari TikTok Shop, dimana pengguna bisa menemukan produk dan belanja dengan cara yang seru, tanpa perlu berpindah aplikasi," tegas Natasha.

Baca: Tips Bisnis ala Nagita Slavina dan Raffi Ahmad, Inovasi dan Berpikir Positif