Kamu Hobi Pakai Skinny Jeans? Waspada Masalah Kesehatan Berikut Ini

Skinny jeans with stretch. elle.com

kesehatan

Kamu Hobi Pakai Skinny Jeans? Waspada Masalah Kesehatan Berikut Ini

Jumat, 20 Agustus 2021 20:35 WIB
Reporter : Bisnis.com Editor : Ecka Pramita

CANTIKA.COM, Jakarta - Skinny jeans telah menjadi tren sejak lama hingga hari ini. Seiring berjalannya waktu, jeans ketat juga bermetamorfosis menjadi legging dan jegging. Meski terlihat modis, namun ada beberapa dampak kesehatan yang ditimbulkan. Tidak hanya mengancam wanita, namun juga bisa menimpa pada pria.

Dilansir dari laman Graziaindia, Jumat, 20 Agustus 2021 inilah bahaya yang mengancam masalah kesehatan dari skinny jeans :

1. Vulvodynia

Sebuah jurnal penelitian penyakit saluran genital men

emukan bahwa celana jeans ketat atau celana skinny menyebabkan Vulvodynia. Vulvodynia adalah suatu kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri berdenyut kronis di daerah vulva. Jeans ketat juga terkait dengan iritasi vagina, infeksi jamur, dan vaginosis bakteri. Masalah ini terjadi karena jeans membatasi aliran udara dan aliran darah di tubuh bagian bawah.

2. Kerusakan otot permanen

Skinny jeans menyebabkan kerusakan otot dan saraf. Studi kasus oleh Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry menemukan bahwa jongkok dengan skinny jeans dalam waktu lama menyebabkan kondisi yang disebut sindrom kompartemen. Itu terjadi ketika suplai darah terputus ke bagian tubuh tertentu. Sindrom ini ditandai dengan pembengkakan yang terjadi di sekitar saraf, otot dan pembuluh darah.

3. Masalah sendi dan sakit punggung

Menggunakan skinny jeans meningkatkan stres pada otot yang mempengaruhi punggung bawah pada pria dan wanita. Tak hanya itu, itu juga dapat menyebabkan masalah pada tulang belakang dan panggul pada pria dan wanita karena gerakan dan postur tubuh yang tidak normal saat mengenakan celana ketat. Masalah ini disebabkan oleh postur tubuh yang buruk sehingga menyebabkan pelampiasan saraf. Fenomena populer disebut sindrom skinny jean.

4. Sakit Perut

Seperti halnya mengenakan ikat pinggang yang ketat menyebabkan rasa sakit di perut dan daerah panggul, celana ketat akan menekan perut dan pinggang. Akhinya celana tersebut membatasi aliran darah di kelenjar getah bening. Penggunaan terlalu lama juga mematikan bagi sendi pinggul dan tulang belakang dan memengaruhi postur.

5. Pembekuan Darah

Mengenakan jeans ketat adalah alasan utama sirkulasi darah yang buruk di tubuh bagian bawah. Jika di biarkan itu menyebabkan pembekuan darah. Saat mengenkana celana ketat, saraf mengalami tekanan konstan yang akhirnya menyebabkan rasa sakit di sekitar daerah selangkangan dan paha. Masalah ini sering ditandai dengan kesemutan, terbakar dan ketidaknyamanan di kaki.