The Body Shop Indonesia Kampanye Mendesak Pengesahan RUU PKS

Suasana The Body Shop di Plaza Senayan, Jakarta Selatan saat libur Natal dan weekend sale pada Senin, 25 Desember 2017 (Tempo/Andita Rahma)

ragam

The Body Shop Indonesia Kampanye Mendesak Pengesahan RUU PKS

Minggu, 8 November 2020 14:58 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, JakartaThe Body Shop Indonesia menyerukan kampanye guna mendesak pengesahan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Kampanye The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi #TBSFightForSisterhood ini merupakan gerakan solidaritas yang digalang untuk menghapus kekerasan seksual terhadap perempuan.

CEO The Body Shop Indonesia, Aryo Widiwardhono mengatakan sebagai perusahaan yang mempekerjakan 86 persen karyawan perempuan, Body Shop perlu mengkampanyekan penghapusan kekerasan seksual melalui desakan pengesahan RUU PKS. "Memang tidak semua perusahan punya program aktivisme, sementara kami DNA-nya memang aktivisme," kata Aryo dalam konferensi pers virtual The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS pada Kamis, 5 November 2020.

Aryo menjelaskan ini bukan kali pertama Body Shop menggelar kampanye memperjuangkan kesetaraan hak asasi manusia bagi semua, khususnya perempuan, ras, dan latar belakang. Beberapa kampanye yang berhasil dilakukan terkait isu hak asasi manusia khususnya perempuan dan anak, antara lain Stop Violence at Home pada 2004-2008 dan Stop Child Trafficking pada 2009-2012.

Desakan untuk segera mengesahkan RUU PKS juga bercermin dari data Komisi Nasional Perempuan yang menunjukkan kekerasan seksual terhadap perempuan di Indonesia pada 2019 mencapai 431.471 kasus. Angka ini naik delapan kali lipat dalam 12 tahun terakhir. Ditambah lagi kekerasan seksual terhadap anak perempuan naik 65 persen pada 2019 dibanding dengan tahun sebelumnya.

Owner and Executive Chairwoman The Body Shop Indonesia, Suzy Hutomo  mengatakan selama ini suara korban kekerasan seksual tak terdengar lantang karena sistem sosial yang berlaku secara tidak langsung telah menghukum korban. "The Body Shop Indonesia dipercaya sebagai teman seperjuangan para korban dengan membagikan cerita korban kekerasan seksual sebagai bentuk edukasi juga membuka mata kita semua bahwa masalah ini nyata," katanya.

Kampanye The Body Shop Indonesia: Semua Peduli, Semua Terlindungi #TBSFightForSisterhood ini, menurut dia, akan menyuarakan dan mendampingi para korban, memberikan gambaran nasib para korban, dan menjelaskan sebab perlu segera undang-undang yang berorientasi kepada korban. Suzy Hutomo mengajak generasi muda Indonesia untuk menghentikan kekerasan seksual melalui berbagai kegiatan yang melibatkan banyak pihak.

The Body Shop Indonesia mengajak masyarakat terlibat aktif dengan berpartisipasi melalui donasi di seluruh gerai The Body Shop dan secara online, juga pengumpulan petisi di https://www.tbsfightforsisterhood.co.id/. Dok. The Body Shop Indonesia

"Kami berharap agar perusahaan lain turut mengikuti jejak kami dalam memperjuangkan isu kekerasan seksual," kata Suzy Hutomo. Musababnya, isu ini sangat mendesak dan membutuhkan perjuangan dari berbagai pihak untuk berkolaborasi demi tercapainya tujuan bersama, yakni pengesahan RUU PKS.

Aktris dan aktivis Hannah Al Rashid mengatakan setiap perempuan berhak atas perasaan aman dari kekerasan seksual, dan korban kekerasan seksual berhak mengungkapkan kasusnya tanpa ada yang menyalahkan. "Pelecehan seksual dapat terjadi dimana saja. Korban semakin banyak dan tidak ada lagi alasan untuk menunda pengesahan RUU PKS yang melindungi seluruh warga Indonesia darisegala bentuk kekerasan seksual, termasuk laki-laki," katanya.

Stand Up Comedian Bintang Emon mengatakan kekerasan seksual merupakan isu yang sudah lama ada. "Saya adalah laki-laki yang merasa kekerasan seksual bisa segera dihapuskan. Edukasi dan pengesahan RUU PKS akan menjadi solusi terbaik yang bisa dilakukan," ucapnya.

Public Relations and Community Manager The Body Shop Indonesia, Ratu Ommaya mengajak pelanggan untuk mendukung kampanye setop kekerasan seksual melalui donasi di kasir dan mengisi petisi yang dapat dilakukan di gerai ataupun situs. "Kami melakukan psikoedukasi agar masyarakat memahami isu kekerasan seksual dengan benar dan memberikan layanan konseling yang memadai untuk korban kekerasan seksual," kata Ratu. "Masyarakat dapat berkontribusi mewujudkan dua hal tersebut melalui donasi kasir."