Cium Mesra Zayn Malik, Gigi Hadid: Baby Daddy

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mila Novita

google-image
Model Gigi Hadid dan penyanyi Zayn Malik resmi mengakhiri hubungan asmara mereka. Kabar mengejutkan ini disampaikan Gigi lewat akun Twitter-nya. Huffingtonpost/Vogue

Model Gigi Hadid dan penyanyi Zayn Malik resmi mengakhiri hubungan asmara mereka. Kabar mengejutkan ini disampaikan Gigi lewat akun Twitter-nya. Huffingtonpost/Vogue

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Jelang melahirkan pada September mendatang, Gigi Hadid makin lengket dengan kekasihnya, Zayn Malik. Ia membagikan foto manis ketika mencium mesra mantan perseonel One Direction itu pada Jumat, 31 Juli 2020.

"Baby daddy,” kata supermodel 25 tahun itu di keterangan.

Kakak Bella Hadid itu mengkonfirmasi kehamilannya pada bulan April, saat mengikuti acara The Tonight Show. Kepada pembawa acara Jimmy Fallon, ia mengatakan sengaja menunda mengumumkannya kepada publik karena mereka punya cara sendiri. 

"Jelas, kami berharap bisa mengumumkannya dengan syarat kami sendiri, tetapi kami sangat gembira dan bahagia dan berterima kasih atas semua harapan baik semua orang dan dukungan,” kata dia.

Sumber yang dekat dengan pasangan itu mengatakan kepada People pada Mei bahwa Gigi Hadid dan Zayn Malik sangat senang dengan kehamilan ini. Mereka mengaku siap menjalani perjalanan hidup berikutnya.  

"Mereka telah mengalami pasang surut, tetapi tidak ada yang peduli dengan yang lain," kata sumber dari kalangan mode itu. "Mereka sedang mempersiapkan kehidupan baru mereka."

"Gigi itu muda tetapi selalu mengatakan dia menginginkan beberapa anak," kata orang dalam itu. "Dia sensitif dan mengasuh dan akan menjadi ibu yang hebat."

Awal bulan ini, Gigi Hadid mengungkapkan alasan untuk tidak membagikan terlalu banyak foto kehamilannya di media sosial.

"Saya pikir banyak orang bingung mengapa saya tidak berbagi lebih banyak, tetapi seperti, saya hamil melalui pandemi. Seperti, jelas kehamilan saya bukanlah hal terpenting yang terjadi di dunia," kata Hadid, menyinggung untuk wabah coronavirus baru (COVID-19) dan gerakan Black Lives Matter.

"Itulah alasan mengapa saya merasa itu bukan sesuatu yang benar-benar harus saya bagikan, terpisah dari keluarga dan teman-teman saya," jelasnya. "Jelas banyak orang telah kehilangan nyawa karena virus corona sejak awal karantina dan masih terjadi. Dan kemudian kami jelas pindah ke kebangkitan gerakan BLM, dan saya berpikir bahwa kehadiran kami di media sosial harus digunakan untuk itu. "

Namun, ia berjanji kepada penggemar bahwa dia telah mendokumentasikan pengalaman itu dan akan berbagi lebih banyak ketika dia merasa nyaman.

"Saya telah mengambil banyak gambar perut saya dan mengirimkannya ke teman dan keluarga dan itu benar-benar lucu dan menarik, dan saya mencoba mendokumentasikannya dengan baik karena saya sudah mendengar banyak orang berkata, jelas, pastikan Anda tidak ketinggalan,” kata dia.

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."