Shakira Minta Kelonggaran Karantina Corona Buat Anak

Penampilan Shakira memakai busana bertabur kirstal swarovski rancangan Peter Dundas di Super Bowl 2020 di Miami, Florida, Amerika Serikat, Ahad 2 Februari 2020. Instagram.com/@nicolasbrustyle

ragam

Shakira Minta Kelonggaran Karantina Corona Buat Anak

Minggu, 5 April 2020 08:00 WIB
Reporter : Rina Widiastuti Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Jakarta - Penyanyi Shakira meminta pemerintah Spanyol memberikan kelonggaran bagi anak-anak untuk mendapatkan kelonggaran dalam masa karantina karena wabah corona.

Keleluasaan itu diberikan kepada anak-anak yang tinggal dalam rumah dengan sedikit akses ke udara bebas. "Saya berempati kepada mereka yang tidak memiliki ruang terbuka atau balkon di rumah supaya anak-anak dapat menghirup udara segar," tulis Shakira di Instagram.

Shakira yang tinggal di Barcelona berharap pemerintah mengizinkan anak-anak berjalan-jalan di luar rumah pada jam tertentu. Hampir satu bulan pemerintah Spanyol memberlakukan karantina wilayah untuk menekan penyebaran virus corona.

Kasus infeksi COVID-19 di Spanyol terbilang mengkhawatirkan. Hingga Jumat, 3 April 2020, tercatat ada 117.710 kasus infeksi corona di sana dan 10.935 meninggal karenanya.

Menurut kekasih pesepakbola Gerard Pique ini, mendapatkan udara segar adalah bagian dari kebutuhan dan hak masyarakat, termasuk anak-anak. Dan tentunya mereka tetap harus menjaga jarak satu sama lain atau menerapkan physical distancing.

Shakira, Pique, dan anak-anaknya. Instagram.com

"Jika orang dewasa boleh jalan-jalan dengan anjing atau untuk berbelanja, perlu solusi yang sama buat anak-anak yang membutuhkan sinar matahari dan udara segar bagi kesehatan mental dan fisik mereka," ucap Shakira.

Permintaan ibu dari Milan dan Sasha ini ditanggapi beragam oleh warganet. Ada yang berpendapat terlalu berisiko membiarkan anak keluar rumah di tengah wabah corona. "Jendela saja sudah cukup agar mereka mendapat sinar matahari dan udara segar," kata warganet.

Selama wabah corona terjadi, Shakira menyemangati masyarakat agar tetap berada di rumah. Perempuan 43 tahun ini juga mendorong pemerintah negara-negara di luar Eropa agar serius dalam mengantisipasi persebaran COVID-19.

RINA WIDIASTUTI | MIRROR